MATRASNEWS, JAKARTA — Menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 PT Kereta Api Indonesia KAI yang diperingati pada 28 September 2026, jejak sejarah perkeretaapian nasional kembali ditelusuri. Perhatian utama diarahkan pada jaringan kereta api yang dibangun oleh Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS), perusahaan swasta era Hindia Belanda yang menghubungkan kawasan pesisir utara Jawa dari Semarang hingga Cirebon.
Jaringan SCS dikembangkan untuk mengikuti kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi pada masanya. Mobilitas penduduk difasilitasi, sementara distribusi berbagai komoditas dari wilayah produksi menuju pusat perdagangan di sepanjang pesisir utara Jawa turut didukung. Koridor Semarang–Cirebon sendiri memiliki perjalanan sejarah panjang. Semarang tercatat sebagai salah satu kota penting dalam perkembangan awal perkeretaapian Indonesia melalui jalur Semarang–Tanggung pada 1867.
Sejumlah kota yang dilintasi jalur SCS kemudian tumbuh dengan karakter ekonomi dan budaya masing-masing. Pekalongan berkembang sebagai kawasan perdagangan dan industri batik. Tegal berperan sebagai kota perdagangan serta industri. Sementara itu, Cirebon tumbuh sebagai kota pesisir yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan, budaya, dan pertemuan berbagai pengaruh masyarakat.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan bahwa perjalanan sejarah kereta api memberikan gambaran mengenai hubungan erat antara transportasi dan perkembangan suatu wilayah.
“Kereta api memiliki cerita panjang bersama Indonesia. Setiap jalur menyimpan kisah mengenai bagaimana masyarakat bergerak, bagaimana kota berkembang, dan bagaimana aktivitas ekonomi tumbuh mengikuti perjalanan transportasi rel,” ujar Anne.
Hingga saat ini, kawasan di sepanjang jalur historis tersebut masih mencatat aktivitas perjalanan yang tinggi. Wilayah kerja Daerah Operasi 4 Semarang mencatat 4.876.088 pelanggan pada periode Januari–Agustus 2026. Angka tersebut menunjukkan keberlanjutan peran kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat di kawasan pesisir utara Jawa.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.