Menu

Mode Gelap
Matras News dan Pullman Jakarta Central Park Perkuat Sinergi Media Jakarta Gaungkan SDGs Lewat Museum, Target 2030 Makin Dekat Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar Stasiun Pengisian Daya BRT Bandung Mulai Dibangun, Hibah dari Korsel Krisis Lahan TPU Jatisari Kian Kritis, Dinas Perkimtan Kota Bekasi Siapkan Strategi Darurat Kejari Kota Bekasi Tahan Kabid Pasar Tersangka Pungli MCK Bantargebang

Bisnis

Kehadiran JFH Wujudkan Jakarta Sebagai Sentra Fesyen Tanah Air

badge-check

Kehadiran JFH Wujudkan Jakarta Sebagai Sentra Fesyen Tanah Air Perbesar

Matrasnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Jakarta Fashion Hub (JFH) yang berada di Jalan Teluk Betung no 33, Kebon Melati, Jakarta Pusat. Kehadiran JFH diharapkan dapat memperkuat DKI Jakarta sebagai sentra fesyen Tanah Air.
Jakarta Fashion Hub adalah co-working space yang diinisiasi Asia Pacific Rayon (APR) dan ditujukan kepada para fashion enthusiast yang ingin menyalurkan passion, berkarya, hingga memulai fashion brand sendiri. Keberadaan Jakarta Fashion Hub diharapkan dapat mendorong munculnya fashionpreneur dan creativepreneur baru yang dapat mendorong pengembangan industri fashion dan tekstil dalam negeri.
Menparekraf Sandiaga usai meresmikan JFH di Jakarta, Sabtu (4/12/2021), mengatakan, pemerintah akan merancang ekosistem bisnis untuk industri fesyen yang menyambungkan rantai suplai dari hulu hingga hilir. Dimana ekosistem itu melibatkan para desainer, produksi, hingga akses terhadap materialnya.
“Jakarta Fashion Hub ini menjadi community space bagi kalangan industri fesyen. Kehadiran JFH sendiri diharapkan mampu mendorong industri fesyen lokal dimana Jakarta yang menjadi Ibukota mampu menjadi sentra fesyen di Tanah Air,” katanya.
Seperti diketahui, lanjut Menparekraf Sandiaga, terdapat 17 sub sektor ekonomi kreatif yang total menyumbang Rp 1.100 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia sepanjang tahun 2020. Dari 17 subsektor tersebut, terdapat tiga subsektor menjadi penyumbang terbesar struktur PDB dan ekspor yaitu fesyen, kuliner dan kriya.
“Potensi industri fesyen Indonesia adalah adanya sumber daya manusia yang banyak dapat meningkatkan jumlah produksi. Kekayaan alam dan budaya Indonesia yang luas memungkinkan diversifikasi karya yang beragam namun memiliki nilai dan cerita tersendiri (seperti pada corak wastra nusantara) dan jumlah konsumen potensial yang meningkat walaupun pandemi hingga 300 persen. Peluang yang besar bisa didapatkan walaupun hanya berbisnis di dalam negeri,” katanya.
Melalui dukungan yang diinisiasi Asia Pacific Rayon (APR), Menparekraf Sandiaga berharap Jakarta Fashion Hub diharapkan dapat memperkuat penciptaan karya fesyen nasional agar semakin lebih baik dan memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat lokal dan karya Indonesia semakin siap bersaing mendunia.
“Besar harapan saya agar acara ini dapat memberikan inovasi dan pandangan bagi para pelaku ekonomi kreatif, dan semoga segala kemudahan ini bisa meningkatkan semangat berkontribusi untuk membangkitkan ekonomi kreatif Indonesia,” katanya.
Saat persemian JFH, hadir bersama Menparekraf, Managing Director of Royal Golden Eagle Group, Andersen Tanoto; President of Royal Golden Eagle Indonesia, Irsan Syarief; Director Asia Pacific Rayon, Basrie Kamba; Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament, Ravi Shankar; Ketua Umum Indonesia Fashion Chambers, Ali Charisma; serta Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf Yuke, Sri Rahayu.

(her)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Beras Organik Jatiluwih dari Warisan Alam

13 Juli 2026 - 00:07 WIB

Beras Organik Jatiluwih dari Warisan Alam

Pojok Warung Dablong Buka Cabang Kedua di Transera Waterpark

10 Juli 2026 - 16:38 WIB

Pelita Air Bawa Semangat Harapan Lewat Musikal Senja Teduh Pelita

10 Juli 2026 - 12:53 WIB

Kemnaker dan HIPMI Jaya Teken MoU Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja

10 Juli 2026 - 01:10 WIB

Libur Sekolah, Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan Paket Wisata Terintegrasi

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

Trending di Bisnis