Menu

Mode Gelap
Menhub Pastikan Infrastruktur Transportasi Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan Harian untuk Angkutan Lebaran 2026 Cahaya Islam di India, Jejak Peradaban Islam di Negeri Bollywood Polsek Bekasi Selatan Salurkan Hobi Lari Remaja myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya PGE Catat All-Time High Produksi, Bukti Konsisten Memperluas Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis

Kemenpar Fasilitasi Business Matching Industri Pariwisata RI-Korea Selatan di IBM 2025

badge-check


					Kemenpar Fasilitasi Business Matching Industri Pariwisata RI-Korea Selatan di IBM 2025 Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memfasilitasi pertemuan bisnis antara lima pelaku industri pariwisata Indonesia dengan 23 mitra strategis (buyer) dari Republik Korea dalam kegiatan Indonesia Business Matching atau IBM 2025.

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, di Jakarta, Senin, 10 November 2025, mengatakan ajang ini diharapkan mempererat hubungan bisnis sekaligus memperluas pasar pariwisata Indonesia di Korea Selatan dan kawasan Asia Timur.

“Republik Korea termasuk salah satu pasar utama pariwisata Indonesia. Melalui Indonesia Business Matching 2025, kami berharap hubungan bisnis antara pelaku industri pariwisata dapat semakin erat dan membuka peluang promosi yang lebih luas untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Indonesia,” ucap Bayu dalam keterangan tertulsinya.

IBM 2025 Republik Korea diselenggarakan pada 4 November 2025 di Busan. Lima pelaku industri pariwisata yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Pakuwon Group, Kalandara Resort Lombok, Somewhere Lombok Resort, Ombak Property Gili Trawangan, dan Garuda Indonesia.

Dalam forum ini, mereka berkesempatan mempresentasikan berbagai produk unggulan dan peluang kerja sama kepada 23 mitra strategis Korea Selatan, termasuk perusahaan besar seperti HanaTour Service Inc., Air Busan, Jeju Air, dan Lotte Tour Development.

Selain memperkenalkan destinasi populer seperti Bali, Yogyakarta, dan Labuan Bajo, kegiatan ini juga menyoroti Lombok sebagai destinasi unggulan dengan potensi besar untuk wisata bahari (marine tourism). Promosi tersebut menjadi bagian dari strategi Kemenpar dalam mendorong diversifikasi destinasi dan pertumbuhan pariwisata yang merata di seluruh Indonesia.

Korea Selatan tercatat sebagai salah satu pasar potensial bagi wisatawan mancanegara Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2024 jumlah kunjungan wisatawan asal Korea Selatan mencapai 436.054 orang, dengan rata-rata lama tinggal 9,10 hari dan pengeluaran rata-rata 1.384 dolar AS per kunjungan.

Menurut Deputy Chief of Mission KBRI Seoul, Ali Andika Wardhana, pihaknya bersama Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan akan terus mendukung promosi pariwisata Indonesia di Korea Selatan.

Ia juga mendorong pelaku industri untuk mengembangkan paket wisata yang inovatif dan berkelanjutan, guna menarik minat wisatawan muda asal Korea Selatan.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar, Yulia, menegaskan IBM 2025 merupakan bagian dari rangkaian promosi global pariwisata Indonesia yang berfokus pada peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dengan pengalaman berwisata yang menginspirasi dan berkesan.

“Konsistensi promosi pariwisata melalui business matching dan berbagai program lainnya akan terus memperkuat pengenalan destinasi unggulan Indonesia di pasar Korea Selatan. Kami ingin menginspirasi wisatawan dunia untuk Go Beyond Ordinary dalam menjelajahi keindahan nusantara,” terangnya.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

PGE Catat All-Time High Produksi, Bukti Konsisten Memperluas Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia

12 Maret 2026 - 02:42 WIB

XLSMART Raih Penghargaan Inovasi Teknologi dan Jaringan 5G Tercepat dari Ookla di Mobile World Congress 2026

11 Maret 2026 - 02:21 WIB

Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya

9 Maret 2026 - 00:24 WIB

Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya

Berkah Ramadan, Omzet Bolen Khas Bekasi Ditaksir Tembus Rp30 Juta

7 Maret 2026 - 19:20 WIB

Berkah Ramadan, Omzet Bolen Khas Bekasi Ditaksir Tembus Rp30 Juta

Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas

7 Maret 2026 - 02:25 WIB

Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas
Trending di Bisnis