Menu

Mode Gelap
Mantan Menpora Era Soeharto, H. Abdul Ghofur, Dimakamkan Secara Militer UOB Plaza Raih Sertifikat GREENSHIP Existing Building Peringkat Gold Sailun Group Resmi Beroperasi di Indonesia, Investasi Rp4 Triliun untuk Pabrik Ban di Demak Nikmati Golden Ramadan Retreat 2026 di Golden Boutique Hotel Kemayoran Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Destinasi Wisata Religi di Yogyakarta Material Baja Jadi Kunci Arsitektur Ramah Gempa dan Masa Depan ASEAN 

News

Kementerian Sosial Uji Coba Sistem Digitalisasi Bansos PKH, Berikut Kriterianya


					Kementerian Sosial Uji Coba Sistem Digitalisasi Bansos PKH, Berikut Kriterianya Perbesar

MatrasNews – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menguji coba sistem digitalisasi penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) mulai pekan kedua September 2025 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan, langkah ini merupakan terobosan besar untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi penyaluran bansos. “Digitalisasi bansos ini adalah kemajuan besar dan ini bentuk transparansi sekaligus efisiensi,” ujar Mensos melalui keterangan resmi, Rabu (3/9/2025).

Sistem baru ini dirancang untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran melalui mekanisme yang objektif dan transparan, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2025.

Majalah Matras scaled

Meski mengedepankan teknologi, Kemensos tetap melibatkan masyarakat dalam pemutakhiran data, mulai dari mengusulkan, menyanggah, hingga mendaftar melalui aplikasi. Pemeriksaan lapangan oleh ribuan Pendamping Sosial dan aparat kelurahan juga tetap dilakukan untuk membantu warga yang belum terbiasa dengan gawai.

Mensos optimistis digitalisasi akan mempertajam akurasi data penerima, sehingga intervensi sosial lebih tepat sasaran. “Dengan begitu, setiap tahun akan terukur berapa keluarga miskin yang bisa digraduasi atau naik kelas,” tambahnya.

Keberhasilan uji coba di Banyuwangi, yang angka kemiskinannya tercatat 6,59% pada 2024, akan menjadi basis perluasan sistem hingga skala nasional. Berdasarkan kajian bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN), digitalisasi PKH berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp14 triliun per tahun.

Rincian Bantuan PKH 2025:

  1. Ibu Hamil & Nifas: Rp3 juta/tahun
  2. Anak 0-6 Tahun: Rp3 juta/tahun
  3. Anak SD: Rp900 ribu/tahun
  4. Anak SMP: Rp1,5 juta/tahun
  5. Anak SMA: Rp2 juta/tahun
  6. Lansia & Disabilitas Berat: Rp2,4 juta/tahun
  7. Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp10,8 juta/tahun

 

Baca Lainnya

Mantan Menpora Era Soeharto, H. Abdul Ghofur, Dimakamkan Secara Militer

20 Januari 2026 - 02:33 WIB

Mantan Menpora Era Soeharto, H. Abdul Ghofur, Dimakamkan Secara Militer

Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Destinasi Wisata Religi di Yogyakarta

20 Januari 2026 - 01:42 WIB

Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Destinasi Wisata Religi di Yogyakarta

Hasilkan 1,3 Ton Sampah Per Hari, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Operasikan 409 Armada

20 Januari 2026 - 01:16 WIB

Hasilkan 1,3 Ton Sampah Per Hari, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Operasikan 409 Armada

Kelurahan Jatisari Raih Posisi Ke-6 Anugerah Sri Baduga Bandung

20 Januari 2026 - 01:09 WIB

Kelurahan Jatisari Raih Posisi Ke-6 Anugerah Sri Baduga Bandung

Tim SAR Temukan Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Jenis Kelamin Perempuan

19 Januari 2026 - 23:46 WIB

Tim SAR Temukan Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Jenis Kelamin Perempuan
Trending di News
error: Matras News
Golden Boutique Hotel Kemayoran