MATRASNEWS, JAKARTA – KUPANG– Komisi Nasional Disabilitas (KND) menyerukan seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Komisioner KND, Jonna Aman Damanik, menegaskan bahwa sesuai amanat UU No. 8/2016, kolaborasi lintas kementerian, swasta, dan DPRD sangat krusial. “Pemerintah, swasta, tokoh masyarakat, hingga DPRD dapat ambil peran mendukung atlet berbakat khusus,” ujarnya.
Pesonas Oktober 2026 ini diikuti perwakilan 30 provinsi dan menjadi tahap kualifikasi menuju World Summer Games 2027 di Santiago, Chile.
Namun, Ketua Umum SOIna, Warsito Ellwein, mengungkapkan tantangan besar: dari target 30 provinsi, baru 21 yang berpartisipasi. Jumlah atlet baru mencapai 420 orang dari target 800-1.000 peserta.
Keterbatasan anggaran APBD NTT dan kesulitan transportasi dari daerah pelosok menjadi kendala utama. Sebagian besar tim berangkat secara swadaya.
“Kami mengapresiasi Pemprov dan DPRD NTT. Untuk daerah kurang mampu, kami upayakan skema subsidi dari hasil donasi, seperti lelang lukisan dan gala dinner,” imbuh Warsito.
Sebagai langkah strategis, SOIna telah mengirim surat audiensi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Setneg. “Kami yakin jika surat sampai, Pak Prabowo akan berkenan menerima para atlet bertalenta khusus ini,” ujar Hari Subagyo, Komite Gala Dinner SOIna.
Dengan total 5,2 juta penyandang disabilitas intelektual di Indonesia, dukungan terhadap ajang ini dinilai bukan sekadar prestasi olahraga, tetapi juga wujud perlindungan HAM dan rehabilitasi sosial yang bermartabat.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











