MATRASNEWS, BANDUNG – Lions Club Indonesia (LCI) menggandeng Special Olympics Indonesia (SOina) dalam Konvensi Tahunan ke-50 di Bandung, Kamis (7/5/2026).
Kolaborasi Lions Club Indonesia ini memberi ruang bagi SOina menggalang dukungan bagi atlet difabel yang akan berlaga di ajang nasional dan internasional.
Ketua Panitia Penggalangan Dukungan, Gatot Prihandono, mengatakan pihaknya memanfaatkan momen konvensi untuk meraih dukungan dari anggota Lions Club Indonesia.
Dukungan itu akan dialokasikan bagi atlet yang berkompetisi di Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) pada Oktober 2026 di Kupang dan World Summer Games di Chile, Oktober 2027.
“Saat ini sudah ada 1.371 delegasi dari 23 provinsi yang mendaftar untuk Pesonas, dengan 922 atlet special olympics. Namun kemampuan kami baru bisa memfasilitasi sekitar 500 atlet. Kami butuh kepedulian dari berbagai pihak,” ujar Gatot.
Dalam sesi pinning ceremony Lions Club Indonesia, SOina melelang dua kain tenun ikat dari Pulau Rote dan Sumba, serta satu lukisan karya atlet Christian Sitompul. Tiga dari empat barang berhasil terjual.
Board of Trustee Lions Club Indonesia, Eveline N Chandra, menegaskan bahwa komitmen terhadap penyandang disabilitas sudah terjalin sejak 2004 melalui nota kesepahaman antara Lions Clubs International Foundation (LCIF) dan Special Olympics.
“Lions Club Indonesia memiliki divisi khusus untuk special olympics yang dipimpin Wang Tjie Hoa. Atlet difabel juga bisa mengharumkan nama Indonesia,” kata Eveline.
Lions Club Indonesia memiliki delapan bidang pelayanan: kanker anak, diabetes, kelaparan, mata, lingkungan, pemuda, bencana, dan kemanusiaan.











