Menu

Breaking News

Bisnis

Kopi Produk UKM Subang Tembus Pasar Arab Saudi

badge-check

Kopi Produk UKM Subang Tembus Pasar Arab Saudi Perbesar

Matras News – Kopi produk pelaku usaha kecil menengah (UKM) Koperasi Gunung Luhur Berkah (GLB) dilepas ke pasar Arab Saudi pada sebanyak Sebanyak 18 ton.

Pelepasan dipimpin Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki didampingi Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi, Kepala Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto, dan Bupati Subang Ruhimat.

Potensi transaksi ekspor kopi produk Koperasi GLB ke Arab Saudi mencapai USD 1 juta dengan volume 150 ton untuk satu tahun ke depan.

Adapun kopi yang diekspor ke Arab Saudi tersebut merupakan kopi arabika java preanger yang tumbuh di wilayah Jawa Barat dengan spesifikasi di antaranya proses alami, proses pencucian madu, dan proses pencucian penuh. Kopi-kopi tersebut memiliki cita rasa unik yang dipengaruhi oleh cara pengolahannya.

“Kemendag berkomitmen untuk mendorong UKM agar bisa ‘Go Global’ sesuai arahan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. Kami mengapresiasi eksportir Indonesia yang tetap mempertahankan ekspornya meskipun di masa pandemi.

Diharapkan komoditas lain akan mengikuti keberhasilan komoditas kopi java preanger dan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia,” ungkap Didi.

Koperasi Produsen GLB merupakan koperasi berskala nasional dengan slogan “Milenial Bertani dan Berkebun” dengan usaha utama berupa pertanian dan perkebunan.

Koperasi ini fokus padavusaha budidaya komoditas kopi jenis arabika dan robusta dengan bekerja sama dengan Perum Perhutani, PTPN VIII, Kopi Hofland Subang, kelompok tani kopi, serta pelaku usaha kopi.

Didi menambahkan, kinerja ekspor Indonesia pada Agustus 2021 mencatatkan rekor tertinggi yaitu mencapai USD21,42 miliar mematahkan rekor yang sebelumnya dicatatkan pada Agustus 2011.
Kemendag mengapresiasi langkah progresif yang diambil pelaku usaha nasional, termasuk Koperasi GLB.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Subang dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui program Desa Devisa Kopi di Subang.

“Diharapkan sinergitas yang terjalin antara petani, eksportir, dan pemerintah terus dijaga dan ditingkatkan untuk mendorong ekspor nonmigas nasional, terutama sektor pertanian dan
perkebunan.

Faktor kunci lainnya adalah dengan mengelola hubungan dengan buyer untuk memperoleh informasi yang aktual yang dapat menjadi keunggulan komparatif memenangkan pasar ekspor global. Untuk itu, Kemendag terus memberikan dukungan dan perhatian bagi para buyer produk Indonesia melalui berbagai program,” jelas Didi.

Sementara Direktur Eksekutif LPEI D James Rompas menyampaikan bahwa pihaknya optimis dan yakin dengan potensi Subang akan komoditas kopinya.

“Diharapkan melalui program pelatihan yang telah dijalankan dapat meningkatkan kapasitas petani sehingga kualitas biji kopinya semakin memenuhi kebutuhan pasar global,” tutupnya.

Pada periode Januari–Juli 2021, ekspor kopi Indonesia tercatat mencapai USD 400,96 juta. Tujuan ekspor Indonesia di antaranya Amerika Serikat dengan pangsa pasar 24 persen, Mesir (11 persen), Jepang (9 persen), Malaysia (7 persen), dan Italia (6 persen).

Sementara pada 2020, Indonesia tercatat sebagai negara pengekspor kopi ke-9 dunia, di bawah Brasil, Swiss, Jerman, Kolombia, Vietnam, Italia, Prancis, dan Honduras.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dirut PT PGE Ahmad Yani Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia

31 Agu 2026 - 00:31 WIB

Dirut PT PGE Ahmad Yani Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia

Industri Halal Sumbang Rp5.000 Triliun ke Perekonomian RI

26 Agu 2026 - 01:42 WIB

Industri Halal Sumbang Rp5.000 Triliun ke Perekonomian RI

Rekor Penumpang Kereta Compartment Suite

24 Agu 2026 - 00:01 WIB

Rekor Penumpang Kereta Compartment Suite

EduTrain KAI: Membawa Anak Panti Asuhan Mengenal Teknologi Whoosh

20 Agu 2026 - 02:30 WIB

EduTrain KAI: Membawa Anak Panti Asuhan Mengenal Teknologi Whoosh

Anggota DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary Sosialisasi Ranperda Sertifikasi Halal

16 Agu 2026 - 00:05 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary Sosialisasi Ranperda Sertifikasi Halal
Trending di Bisnis