Menu

Mode Gelap
Restoran A.RA.SA di Ascott Menteng Jakarta Hadirkan Santapan Ramadan Eksklusif Ika Putri Rilis Single Anyar Berjudul “Sadis”, Karya Bebi Romeo Beacon Academy Dukung 7 Anak dengan Cerebral Palsy dan Epilepsi Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026 Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum

Info Hotel

MĀUA Nusa Penida Sukses Selenggarakan Pelepasan Elang Paria

badge-check


					MĀUA Nusa Penida Sukses Selenggarakan Pelepasan Elang Paria Perbesar

MATRAS NEWS, NUSA PENIDA – MĀUA Nusa Penida, sebagai tuan rumah kegiatan konservasi lingkungan bekerjasama dengan Friends of the National Parks Foundation (FNPF) dalam pelepasan tiga ekor Elang Paria (Milvus migrans) yang telah direhabilitasi di Bali Wildlife Rescue Center, Tabanan.

Inisiatif ini bagian dari upaya berkelanjutan dalam memulihkan ekosistem pulau dan melestarikan keanekaragaman hayati.

Ketiga Elang Paria tersebut diselamatkan dari penangkaran ilegal dalam kondisi malnutrisi dan mengalami cedera pada sayap saat tiba di Bali Wildlife Rescue Center.

Setelah menjalani rehabilitasi selama beberapa bulan, termasuk perawatan medis dan latihan terbang, mereka berhasil mendapatkan kembali kekuatan dan kemampuan bertahan hidup di alam liar.

Elang Paria merupakan spesies yang terancam akibat kerusakan habitat, sementara perdagangan satwa liar ilegal menjadi ancaman besar bagi populasi mereka. Pelepasliaran ini menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Acara pelepasan diawali dengan upacara doa tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap proses pengembalian burung-burung ini ke habitat alaminya.

Selanjutnya, perwakilan dari FNPF dan pihak berwenang setempat menyampaikan sambutan dan apresiasi atas komitmen dalam pelestarian satwa liar.

Momen utama dari acara ini adalah pelepasliaran ketiga Elang Paria yang langsung terbang bebas di langit Nusa Penida, menandai awal perjalanan mereka kembali ke alam.

Acara ditutup dengan sesi refleksi bersama, menegaskan kembali tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk staf dan relawan FNPF dari Bali dan Nusa Penida, perwakilan pemerintah, organisasi konservasi serta tokoh masyarakat setempat.

Beberapa tamu undangan yang hadir antara lain perwakilan dari BKSDA Bali, Camat Nusa Penida, Kapolsek Nusa Penida, serta perangkat desa.

Selain itu, berbagai organisasi lingkungan seperti Nusansa Pulau Coral Group, Marine Mega Fauna Lembongan, Indo Ocean Project dan Green Lion turut berkontribusi dalam mendukung upaya konservasi ini.

General Manager MĀUA Nusa Penida, Sebastien Menesguen mengatakan, Kami sangat bangga dapat mendukung upaya konservasi yang begitu berarti ini, menjadi tuan rumah pelepasan Elang Paria yang telah direhabilitasi sejalan dengan komitmen kami terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.

“Kami berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak aksi kolektif untuk menjaga keanekaragaman hayati di Nusa Penida”. Ujarnya.

Drh. Bayu Wirayudha selalu Pendiri dan Direktur FNPF, menekankan pentingnya keberlanjutan dalam upaya konservasi, rehabilitasi dan pelepasan satwa liar kembali ke alam hanyalah satu bagian dari misi besar yang kami jalankan.

“Kita perlu terus melanjutkan upaya perlindungan habitat dan pemberdayaan masyarakat agar burung-burung ini dan satwa liar lainnya dapat hidup dan berkembang di lingkungan alaminya”. Tambah Bayu.

Dukungan kuat juga datang dari pemerintah daerah I Gede Putu Ariyanta, Kepala BKSDA Bali, katanya, kolaborasi ini menunjukkan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Kami mengapresiasi komitmen FNPF dan MĀUA Nusa Penida dalam memfasilitasi inisiatif konservasi ini. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan warisan alam kita demi generasi mendatang.

MĀUA Nusa Penida menjadi bagian dari inisiatif ini, mendukung program konservasi yang berkontribusi pada kekayaan alam pulau.

Keberhasilan pelepasliaran Elang Paria ini menegaskan pentingnya rehabilitasi dan perlindungan habitat dalam menjaga kelangsungan hidup satwa yang terancam punah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Restoran A.RA.SA di Ascott Menteng Jakarta Hadirkan Santapan Ramadan Eksklusif

14 Februari 2026 - 03:21 WIB

1771014027060 copy 1080x670

Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026

13 Februari 2026 - 00:57 WIB

Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026

Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta

13 Februari 2026 - 00:44 WIB

Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta

Hotel Bidakara Jakarta Hadirkan Kenangan Berbuka Puasa di Kenanga Restaurant

12 Februari 2026 - 01:11 WIB

Hotel Bidakara Jakarta Hadirkan Kenangan Berbuka Puasa di Kenanga Restaurant

BWH Hotels Indonesia Rayakan Harmoni Imlek dan Ramadan 2026 dengan Kampanye “Celebrating Togetherness”

11 Februari 2026 - 00:21 WIB

BWH Hotels Indonesia Rayakan Harmoni Imlek dan Ramadan 2026 dengan Kampanye Celebrating Togetherness
Trending di Info Hotel
error: Matras News