MATRASNEWS, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya konsisten menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Menjelang pembukaan pendaftaran SNBP 2026 pada 3 Februari mendatang, calon mahasiswa perlu menyusun strategi, termasuk mempertimbangkan informasi tentang program studi (prodi) dengan peminat relatif rendah.
Berdasarkan data kuota dan pendaftar SNBP 2024, terdapat sejumlah prodi D4 dan S1 di ITS yang diikuti oleh kurang dari 100 pendaftar. Jumlah ini kontras dengan prodi favorit seperti Teknik Informatika, Teknik Sipil, atau Teknik Industri yang mampu menarik ribuan pendaftar.
Prodi dengan peminat relatif sedikit tersebut umumnya tersebar di beberapa fakultas, termasuk yang bersifat khusus dan multidisiplin. Meski disebut “sepi peminat”, prospek lulusannya di dunia industri sering kali sangat baik karena mengisi niche (ceruk) khusus.
“Calon peserta perlu memahami bahwa ‘sepi peminat’ tidak serta-merta berarti mudah untuk diterima. Daya tampung prodi-prodi ini juga terbatas, sehingga tetap membutuhkan nilai rapor yang sangat kompetitif dan portofolio prestasi yang relevan,” jelas Humas ITS, Senin (13/1).
Saat ini, tahapan SNBP 2026 masih berada pada fase pengumuman kuota untuk setiap sekolah hingga masa sanggah. Analisis terhadap data prodi tahun-tahun sebelumnya dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi siswa yang ingin memaksimalkan peluang masuk ke PTN berprestasi seperti ITS.
Para calon mahasiswa disarankan untuk tidak hanya melihat tren peminat, tetapi juga mencermati kurikulum, akreditasi, fasilitas, dan peluang karir dari prodi yang diminati. Dengan strategi yang matang, peluang lolos ke PTN idaman melalui SNBP dapat dioptimalkan.
Cek Berita lain di Google News











