Menu

Mode Gelap
Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026 Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang Swiss-Belresidences Kalibata Rilis Promo Lebaran Rayakan Idul Fitri Bersama BWH Hotels Indonesia

Info Akademia

Universitas Paramadina dan KAS Latih Kapasitas Kepemimpinan 30 Guru Perempuan Malang

badge-check


					Universitas Paramadina dan KAS Latih Kapasitas Kepemimpinan 30 Guru Perempuan Malang Perbesar

MATRASNEWS, MALANG – Sebanyak 30 guru SMP perempuan dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kota Malang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan yang digelar Universitas Paramadina, bekerja sama dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dan Dinas Kebudayaan Kota Malang. Acara berlangsung selama empat hari, 2-5 Februari 2026, di Ijen Suite Hotel, Malang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., yang membuka acara, menyatakan pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan. “Ketika guru perempuan memiliki kepercayaan diri, kapasitas berpikir kritis, serta kemampuan memimpin yang kuat, dampaknya akan terasa langsung dalam iklim sekolah, kualitas pembelajaran, dan lahirnya generasi yang lebih berdaya,” ujarnya.

Djayadi Hanan, Ph.D., Direktur Eksekutif Pusat Inovasi dan Edukasi Publik (PIER) Universitas Paramadina, mengemukakan tiga alasan mendasar program ini. Pertama, untuk memberikan kemampuan dan kesempatan setara bagi guru perempuan menjadi pemimpin di dunia pendidikan. Kedua, karena proses belajar-mengajar memerlukan kecakapan kepemimpinan. Ketiga, guru menghadapi siswa yang akan menjadi calon pemimpin masa depan Indonesia.

Pelatihan menghadirkan sejumlah instruktur kompeten, antara lain Dr. Tatok Djoko Sudiarto dan Djayadi Hanan, Ph.D. dari Universitas Paramadina, serta praktisi dari Kemendagri dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Program ini diharapkan mampu melahirkan guru-guru perempuan yang tidak hanya unggul dalam pengajaran, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk berkontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan di Kota Malang.

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

 

Baca Lainnya

Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026

10 Maret 2026 - 02:07 WIB

Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026

Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta

9 Maret 2026 - 00:28 WIB

Sulis Cinta Rasul Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta

Alumni LPDP Ini Pilih Bangun Bisnis Lokal dan Serap Ratusan Tenaga Kerja

5 Maret 2026 - 01:35 WIB

Dua Pelajar Bekasi Raih Medali di Ajang Internasional

2 Maret 2026 - 14:14 WIB

Pemerintah DIY Wajibkan Pendidikan Khas Kejogjaan di Seluruh Sekolah Mulai 2026

27 Februari 2026 - 02:06 WIB

Trending di Info Akademia