MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keyakinannya terhadap ketahanan dan prospek perekonomian nasional, meskipun ketidakpastian global masih membayangi. Menurutnya, struktur ekonomi Indonesia yang bertumpu pada permintaan dalam negeri menjadi tameng utama dari gejolak eksternal.
“Kalau kita 90 persen domestic demand, global hanya sekitar 10 persen atau maksimal 15–20 persen. Selama permintaan domestik kuat, seharusnya tidak ada masalah,” tegas Menkeu Purbaya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/1).
Ia menilai volatilitas global saat ini relatif rendah, meski ruang peningkatan pertumbuhan ekonomi dunia masih terbatas. Namun, faktor eksternal bukan penentu utama kinerja ekonomi Indonesia.
Fondasi Domestik yang Solid
Dari sisi domestik, fundamental ekonomi dinilai cukup kokoh. Inflasi terkendali rendah di angka 2,9 persen, dengan inflasi inti 2,3 persen. Menkeu menyebut, jika komponen harga emas dikecualikan, inflasi bahkan diperkirakan hanya 1,5 persen.
“Artinya, permintaan masih relatif rendah dan belum terlihat tekanan inflasi inti. Dengan kondisi ini, saya melihat ruang untuk mendorong ekonomi tumbuh lebih cepat tanpa khawatir akan kenaikan suku bunga yang signifikan,” jelasnya.
Pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa triwulan terakhir konsisten berada di kisaran 5,0 hingga 5,4 persen. Pemerintah melihat masih ada peluang untuk meningkatkan laju pertumbuhan tersebut tanpa memicu tekanan inflasi baru.
Strategi Jangka Panjang
Untuk mendorong aktivitas ekonomi dan investasi, pemerintah fokus pada strategi debottlenecking melalui forum lintas kementerian guna menyelesaikan hambatan usaha secara cepat dan terukur.
Optimisme ini juga ditopang oleh perbaikan kinerja fiskal, optimalisasi penerimaan pajak dan cukai, serta pengendalian defisit anggaran.
Menutup pernyataannya, Menkeu Purbaya menyampaikan pesan optimis kepada pelaku pasar. “Saya optimistis terhadap prospek ekonomi dan pasar saham tahun ini. Jangan menunggu terlalu lama untuk berinvestasi atau memperluas ekspansi bisnis,” pungkasnya.
Dengan fondasi permintaan domestik yang kuat dan inflasi yang terjaga, pemerintah yakin ekonomi Indonesia dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan tangguh menghadapi dinamika global.
Cek Berita lain di Google News











