Menu

Mode Gelap
Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026 Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif DANA Jadi Representasi Industri Teknologi Finansial Indonesia di Panggung Global

News

Menko Zulkifli Hasan Tinjau Program MBG dan Solusi Sampah di Bekasi

badge-check


					Menko Zulkifli Hasan Tinjau Program MBG dan Solusi Sampah di Bekasi Perbesar

MATRASNEWS, BEKASI – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi, Rabu (21/1), untuk memantau langsung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan membahas percepatan pengelolaan sampah di Bantar Gebang.

Dalam kunjungannya, Menko didampingi Wakil Wali Kota Bekasi beserta jajaran pemkot setempat. Ia meninjau pelaksanaan MBG di beberapa titik, antara lain SPPG Duren Jaya 4, Karya Guna 2 Kampus A, SMAN 18, dan SMAN 8 Kota Bekasi. Zulkifli menekankan bahwa program ini tidak sekadar membagikan makanan, tetapi juga harus memastikan kandungan gizi yang memadai dan tepat sasaran.

“Program ini bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi juga memastikan kandungan gizinya sesuai standar dan tepat sasaran,” tegas Zulkifli Hasan.

Usai meninjau program MBG, rangkaian kunjungan dilanjutkan ke lokasi pengelolaan sampah di Bantar Gebang, mulai dari TPST hingga Polder Ciketing Udik, bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Dalam kesempatan itu, pemerintah menegaskan pentingnya penanganan sampah yang cepat dan tegas agar tidak menimbulkan dampak lebih besar.

Wali Kota Tri Adhianto menyatakan, dengan mencontoh negara seperti Tiongkok, pengelolaan sampah modern dapat diwujudkan di tengah kota tanpa menimbulkan bau (zero odor), termasuk penanganan mikroplastik.

Ia menekankan bahwa infrastruktur pendukung sudah tersedia dan yang kini diperlukan adalah komitmen, semangat, serta keberanian untuk mempercepat proses, termasuk memangkas birokrasi.

“Prioritasnya harus jelas. Masyarakat tidak mau terus menunggu. Kita sudah melihat contoh di negara lain, pengelolaan sampah bisa dilakukan di tengah kota tanpa bau sama sekali.

Infrastruktur dan teknologi sudah ada, sekarang tinggal komitmen dan semangat kita untuk mempercepat, termasuk memangkas proses administrasi. Hitungan tahun bisa kita pangkas jadi hitungan bulan,” jelas Tri Adhianto.

Kunjungan kerja ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menangani isu pangan dan lingkungan secara berkelanjutan, dengan harapan Bekasi dapat menjadi contoh daerah yang bersih, cepat, dan unggul dalam pengelolaan sampah.

Cek Berita lain di Google News

 

Baca Lainnya

Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum

13 Februari 2026 - 00:25 WIB

Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum

Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas

13 Februari 2026 - 00:07 WIB

Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas

BP Taskin: Angka Kemiskinan di Banten Naik, Bukti Perlunya Orientasi

12 Februari 2026 - 01:24 WIB

BP Taskin Angka Kemiskinan di Banten Naik, Bukti Perlunya Orientasi

Kemenkes Pastikan 120.000 Pasien Nonaktif Segera Aktifkan Secara Otomatis

12 Februari 2026 - 01:17 WIB

Menkes Budi Keluarkan Intruksi Menkes Tentang Perudungan Terhadap Dokter

Skema Pensiun PNS Mau Diubah Lagi, Iuran Bakal Dipotong?

12 Februari 2026 - 00:04 WIB

Skema Pensiun PNS Mau Diubah Lagi, Iuran Bakal Dipotong?
Trending di News
error: Matras News