Menu

Mode Gelap
Gubernur DKI dan Ketum PMI Turun Langsung Bersih-bersih di Cipinang Melayu Mengenal Lebih Deket Chef William Wongso di Aryaduta Menteng Universitas Paramadina dan KAS Latih Kapasitas Kepemimpinan 30 Guru Perempuan Malang Harper Cikarang Sukses Gelar Wedding Open House Samsung Memberdayakan Generasi Muda untuk Ikut Menciptakan Pengajaran di Era Digital: Dari Akses ke Peran Aktif Wamen Ekraf Dorong Kolaborasi Musik Indonesia–Korea Selatan

News

Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR

badge-check


					Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana memaparkan capaian sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 sekaligus rencana kerja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tahun anggaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Januari 2026.

Menteri Pariwisata menyampaikan sepanjang 2025, pariwisata Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan, baik dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) maupun pergerakan wisatawan nusantara (wisnus). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Januari hingga November 2025, total kunjungan wisman mencapai 13,98 juta kunjungan.

“Angka ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,44 persen secara tahunan. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun 2024 tercatat 12,66 juta kunjungan wisatawan mancanegara,” ucap Menteri Pariwisata Widiyanti, dikutip dari siaran pers Kemenpar.

Ia menjelaskan, sekitar 72 persen dari total kunjungan tersebut berasal dari negara-negara pasar utama yang menjadi fokus promosi Kementerian Pariwisata. Malaysia menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 17 persen dari total kunjungan wisman.

“Capaian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran dan promosi yang kami jalankan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Menpar Widiyanti juga memproyeksikan setelah tabulasi final BPS pada Februari 2026, jumlah kunjungan wisman sepanjang 2025 diperkirakan mencapai 15,3 juta kunjungan, melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang ditetapkan sebesar 15 juta kunjungan.

Peningkatan kunjungan tersebut, menurut Menteri Pariwisata, menjadi pengungkit utama capaian devisa pariwisata nasional. “Selama tiga triwulan pertama 2025, devisa pariwisata Indonesia tercatat mencapai 13,82 miliar dolar Amerika Serikat,” katanya.

Ia menilai capaian tersebut mencerminkan dua hal penting. Pertama, daya tarik dan daya saing pariwisata Indonesia terus menguat di mata wisatawan global. Kedua, surplus kunjungan ini berpotensi memperkuat posisi neraca sektor pariwisata secara berkelanjutan.

Dari sisi pergerakan wisatawan nusantara, Menteri Pariwisata memaparkan sepanjang Januari sampai November 2025, jumlah perjalanan wisnus telah mencapai 1,09 miliar perjalanan. Angka ini melampaui target 1,08 miliar perjalanan dan menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.

“Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata domestik memiliki resiliensi yang sangat kuat dan menjadi penopang utama sektor pariwisata nasional,” terangnya. Pada aspek ketenagakerjaan, sektor pariwisata sepanjang 2025 berhasil menyerap sebanyak 25,91 juta tenaga kerja. Oleh karena itu, Kemenpar terus mendorong penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan pariwisata.

“Kami meyakini bahwa sumber daya manusia adalah pusat dari pembangunan pariwisata. Karena itu, kami tidak hanya mendorong peningkatan kuantitas tenaga kerja, tetapi juga kualitas melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi,” tutur Menpar.

Sepanjang 2025, pariwisata Indonesia juga meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional. Salah satunya, Bali terpilih sebagai destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor. Penghargaan ini disebut mengukuhkan posisi Bali di jajaran destinasi elit dunia dan menjadi cerminan kualitas pariwisata Indonesia secara keseluruhan.

Berkaca pada capaian tersebut, Kemenpar berkomitmen melanjutkan dan memperkuat program-program unggulan pada 2026. Fokus diarahkan pada peningkatan keselamatan berwisata, pengembangan desa wisata, pariwisata berkualitas, penguatan program Event by Indonesia, serta implementasi Tourism 5.0 yang pada tahun ini difokuskan pada digitalisasi perizinan event.

Di bidang sumber daya dan kelembagaan, Kementerian Pariwisata menjalankan pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi dengan target fasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi 1.900 orang.

Selain itu, pelatihan SDM pariwisata pada aspek soft skills, managerial skills, dan pariwisata berkelanjutan ditargetkan menjangkau 2.090 orang di 38 provinsi. Pendidikan vokasi melalui enam Politeknik Pariwisata juga ditargetkan menghasilkan 2.950 lulusan.

Menanggapi paparan tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay selaku pimpinan rapat mendorong Kemenpar untuk terus menyiapkan beragam program yang bersifat substansial dan berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat.

“Kami berharap setiap program yang dijalankan dapat memberikan dampak luas, karena APBN merupakan modal dasar pembangunan untuk menyejahterakan rakyat,” pungkasnya.

Rapat kerja ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ernawati atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa, Sekretaris Menteri Pariwisata Bayu Aji, serta para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Pariwisata.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Gubernur DKI dan Ketum PMI Turun Langsung Bersih-bersih di Cipinang Melayu

9 Februari 2026 - 14:59 WIB

Screenshot 20260209 142958 copy 1080x691

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah

7 Februari 2026 - 01:47 WIB

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah

Lebih dari 10 Juta Peserta BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan

7 Februari 2026 - 01:39 WIB

Lebih dari 10 Juta Peserta BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan

Dugaan Pungli Terstruktur Warnai SMAN 4 Kota Bekasi

6 Februari 2026 - 22:50 WIB

IMG 20260206 WA0026

Waduh, Pegawai DJP dan Bea Cukai Kena OTT Lagi, Ini Kata Purbaya

6 Februari 2026 - 00:52 WIB

Waduh Pegawai DJP dan Bea Cukai Kena OTT Lagi Ini Kata Purbaya 1
Trending di News
error: Matras News