Menu ✖

Breaking News

News

Menteri Hukum Luncurkan GI Tourism Indonesia, Dorong Produk Lokal Jadi Pengalaman Wisata

badge-check

FOTO:  Wisatawan Bali Masih Stabil Perbesar

FOTO: Wisatawan Bali Masih Stabil


MATRASNEWS, BALI — Menteri Hukum Supratman Andi Agtas meluncurkan GI Tourism Indonesia: From Origin to Experience di The Patra Bali, Rabu, 7 Oktober 2026. Program ini menghubungkan Indikasi Geografis (IG) dengan pariwisata, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, serta penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Peluncuran berlangsung dalam rangkaian Gala Dinner Global Dialogue on Cross-Border Copyright Royalty Governance in the Digital Era. Pemerintah menempatkan produk berindikasi geografis bukan sekadar komoditas, tetapi bagian dari pengalaman wisata.

Dari Produk ke Pengalaman

Supratman mengatakan konsep tersebut mengajak wisatawan mengenal lebih jauh asal-usul produk, proses produksi, tradisi, hingga masyarakat yang mempertahankan karakter khas suatu wilayah.

“Indikasi geografis tidak hanya perlu dilindungi, tetapi juga perlu dimanfaatkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat di wilayah asalnya,” kata Supratman.

Konsep From Origin to Experience menghubungkan karakter geografis dengan produk khas, budaya, gastronomi, proses produksi, dan aktivitas wisata. Pendekatan itu membuka ruang bagi wisatawan untuk memahami cerita di balik produk lokal.

Pemerintah memilih Dieng sebagai titik awal pengembangan GI Tourism Indonesia. Kawasan tersebut memiliki keterkaitan kuat antara kondisi geografis, masyarakat, budaya, dan produk khas.

Tiga produk menjadi bagian dari pengembangan tersebut, yakni Kopi Arabika Pegunungan Dieng Banjarnegara, Carica Dieng, dan Purwaceng Dieng. Carica Dieng dan Purwaceng Dieng tercatat sebagai produk indikasi geografis sejak 2018.

Dorong Ekonomi Masyarakat

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Hermansyah Siregar mengatakan GI Tourism memperluas fungsi perlindungan kekayaan intelektual. Produk IG tidak hanya menjaga reputasi dan kualitas, tetapi juga dapat menjadi daya tarik wisata dan sarana edukasi.

Menurut Hermansyah, pendekatan tersebut berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di wilayah asal produk. Pelaku UMKM, produsen, sektor pariwisata, dan masyarakat lokal dapat memperoleh manfaat dari ekosistem yang terintegrasi.

Pengembangan di Dieng juga membawa pesan penting bagi daerah lain. Kekayaan lokal dapat memiliki nilai ekonomi lebih besar ketika pemerintah dan masyarakat menghubungkan produk, cerita, budaya, serta pengalaman wisata dalam satu ekosistem.

Penghargaan dan Inovasi Teknologi

Dalam acara yang sama, Kementerian Hukum menyerahkan plakat penghargaan kepada PT Hotel Indonesia Natour atas kepatuhan dalam pembayaran royalti secara tertib.

Rangkaian kegiatan kemudian memperkenalkan TRIDO (Teacher, Student, Technology, and DO). Inovasi tersebut berupa papan tulis digital berbasis kecerdasan buatan dengan pendekatan voice first yang dapat dikendalikan melalui perintah suara.

Melalui GI Tourism, pemerintah mencoba menggeser cara pandang terhadap indikasi geografis. Produk lokal tidak hanya memiliki label asal, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan wilayah, budaya, dan masyarakat kepada wisatawan.

Ikuti berita terkini di Google News

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sidang MK dan Bayang-Bayang Kekuasaan Jokowi, Didik Rachbini Soroti Demokrasi

9 Okt 2026 - 00:07 WIB

Sidang MK dan Bayang-Bayang Kekuasaan Jokowi, Didik Rachbini Soroti Demokrasi

BMKG Resmikan HF Radar Ujong Batee, Perkuat Deteksi Dini Bencana Pesisir Aceh

9 Okt 2026 - 00:05 WIB

BMKG Resmikan HF Radar Ujong Batee, Perkuat Deteksi Dini Bencana Pesisir Aceh

Reses Gilang Esa di Jakapermai, Warga Soroti Jalan, Masjid hingga Dampak Pasar Kranji

9 Okt 2026 - 00:04 WIB

Reses Gilang Esa di Jakapermai, Warga Soroti Jalan, Masjid hingga Dampak Pasar Kranji

Sardi Efendi Dorong PTSL untuk Warga RT 007 RW 004 Pejuang Bekasi

9 Okt 2026 - 00:02 WIB

Sardi Efendi Dorong PTSL untuk Warga RT 007 RW 004 Pejuang Bekasi

Bedah Buku Curhat Istri Diplomat Buka Cerita Kehidupan di Balik Dunia Diplomasi

8 Okt 2026 - 06:32 WIB

Bedah Buku Curhat Istri Diplomat Buka Cerita Kehidupan di Balik Dunia Diplomasi
Trending di News