Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

News

Menyongsong Kebangkitan Politik Kaum Muda Muhammadiyah

badge-check


					Menyongsong Kebangkitan Politik Kaum Muda Muhammadiyah Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Muhammadiyah, organisasi Islam yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada 1912, terus menunjukkan eksistensinya dalam kancah bangsa.

Di usianya yang ke-112, organisasi non-partisan ini tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkontribusi melalui berbagai kader yang menduduki posisi strategis di pemerintahan, BUMN, swasta, dan dunia profesi.

Guna mendorong peran generasi mudanya, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Persiapan Kader untuk Terjun ke Dunia Politik Praktis” di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Dalam paparannya, Komisioner KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya, menegaskan bahwa Muhammadiyah telah memiliki blue print perjuangan sejak awal. “Kader muda Muhammadiyah harus mampu mengambil langkah strategis untuk berpolitik, termasuk dalam hal pencalonan legislatif,” ujarnya.

Dody menambahkan, etika politik yang diajarkan Muhammadiyah bukan sekadar mencari kursi kekuasaan, melainkan bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar. “Generasi Muda Muhammadiyah perlu menjadi penggerak politik yang berkeadaban, tidak takut politik, tetapi juga tidak tergoda pragmatisme. Amanah publik harus dijadikan sebagai ibadah sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LHKP PWM DKI Jakarta, Ristan Alfino, menyatakan komitmen untuk bersinergi dengan berbagai pihak. “Kedepan, kami akan mengadakan kajian strategis untuk mengevaluasi sistem pemilu legislatif dan mencari format baru, khususnya di DKI Jakarta,” tuturnya.

Diskusi yang dihadiri oleh perwakilan Mahasiswa Muhammadiyah, praktisi pendidikan, dan aktivis Partai Amanat Nasional (PAN) ini ditutup oleh Ari Aprian Harahap. Gerakan ini diharapkan dapat menjadi investasi sosial untuk membangkitkan peran strategis kaum muda Muhammadiyah di tengah tantangan bangsa.

Baca Lainnya

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

8 Maret 2026 - 03:35 WIB

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an

7 Maret 2026 - 03:11 WIB

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur'an

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura

7 Maret 2026 - 02:57 WIB

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura
Trending di News