Menu

Mode Gelap
HANA Japanese Pop-Up Kitchen Hadir di Swiss-Belresort Dago Heritage Bank Jakarta Buka Cabang Masa Depan di Kebayoran Park Uji Simulasi Darurat DBD, CDC dan Kemenkes RI Evaluasi Kesiapan Operasional Sensus Ekonomi 2026: Fondasi Kebijakan Ketenagakerjaan yang Lebih Tepat Sasaran Satgas PRR Desak Pemda Tuntaskan Lahan Huntap Wagub Rano Karno Dorong Ruang Publik Inklusif di Tengah Tantangan Reformasi

Bisnis

Mesin Zenocov Jadi Game Changer Pemulihan Ekonomi dan Terbukanya Peluang Usaha

badge-check

Mesin Zenocov Jadi Game Changer Pemulihan Ekonomi dan Terbukanya Peluang Usaha Perbesar

Matrasnews.com – Alat sanitasi udara produk anak bangsa yang dinamakan mesin Zerocov (Zero Covid), menjadi game changer yang akan mempercepat upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Zerocov merupakan kombinasi tiga teknologi yaitu disinfektan, sinar ultraviolet, dan ion negatif. Alat tersebut merupakan game changer karena tidak hanya melindungi secara defensif tetapi juga menyerang mikroorganisme (virus, bakteri, dan lain-lain) secara aktif sehingga terbukti efektif membasmi mikroorganisme.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam sambutannya saat menerima mesin Zerocov (Zero Covid) dari Kemenristek/BRIN, Jumat (24/12/2021) di Gedung Sapta Pesona, menjelaskan Zerocov adalah hasil pengembangan invensi oleh Wirawan Darmana, Inventor sekaligus pemilik dari peternakan ayam di Ciawi, Jawa Barat, yang pada tahun 2004 mengembangkan alat inovasi yang menerapkan sistem disinfektan dan sinar ultraviolet demi melindungi ayamnya saat krisis flu burung melanda.

Pada tahun 2020, Wirawan mengembangkan alat tersebut, bekerja sama dengan periset dan peneliti dari Pusat Riset Elektronika dan Telekomunikasi dan Loka Penelitian Teknologi Bersih, Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik BRIN, untuk manusia demi memitigasi penyebaran COVID-19. Pengujian tersebut menunjukkan hasil yang baik untuk Zerocov dapat digunakan sebagai alat sanitasi ruangan yang dapat membunuh mikroorganisme.

“Pak Wirawan cerita, beliau uji coba di tempat ibadah beliau di geraja yang beliau aktif, ternyata dalam periode selama COVID-19 ini berhasil paling tidak belum ada kasus sampai hari ini, tidak ada transisi lokal didapatkan dari tempat ibadahnya. Saya kira ini bisa menyasar di tempat ibadah lainnya. Di sinilah -game changernya, kita ingin lebih sehat pascapandemi, ingin masyarakat kita lebih kuat, inilah yang sangat membanggakan,” ujar Sandiaga.

Zerocov juga telah mendapatkan Surat Keterangan produk sebagai Evaporative Air Cooler dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sesuai dengan Permenkes RI Nomor 62 Tahun 2017 tentang Izin Edar Alat Kesehatan, Alat Kesehatan Diagnostik In Vitro, dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga.

Sandiaga berharap mesin Zerocov dapat memberikan kontribusi dan manfaat besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di industri perhotelan & Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE).

“Nanti mesin Zerocov ini kita akan persyaratkan bagi event G20, Word Tourism Day yang akan di sini juga, dan kegiatan lain yang akan kita lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sandiaga mengajak para stakeholders baik yang bergerak di sektor parekraf maupun lainnya untuk terus berinovasi, beradaptasi, serta berkolaborasi agar dapat lebih siap untuk menyambut 2022 dengan semangat yang sama yaitu kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Jangan lupa untuk bangga dengan buatan Indonesia, oleh karena itu saya mewakili pemerintah pusat mengajak seluruh stakeholder untuk berinovasi, berkolaborasi, beradaptasi bersama Zerocov. Sehingga, kita dapat menggeliatkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ujar Sandiaga.

Turut mendampingi Menparekraf, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis, Henky Manurung. Serta turut hadir Inventor Zerocov Inovasi Indonesia, Wirawan Darmana; Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN, Dr. Agus Haryono, M.Eng; Wakil Ketua Umum KADIN, Triawan Munaf; Ketua Umum ASPERAPI, Hosea Andreas Runkat; Ketua Bidang Ekraf HIPMI, Rano Wiharta; serta Perwakilan GIPI, Panca R Sarungu.

(her)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bank Jakarta Buka Cabang Masa Depan di Kebayoran Park

22 Juli 2026 - 00:08 WIB

KAI Gencar Edukasi Keselamatan kepada Pelajar

21 Juli 2026 - 00:06 WIB

Kementerian Ekraf Raih WTP, Siap Dorong Investasi Sektor Kreatif

21 Juli 2026 - 00:02 WIB

Perumda Tirta Patriot Secara Resmi Kelola Aset Perumda Tirta Bhagasasi

20 Juli 2026 - 13:40 WIB

IFBEX 2026 Hadir di Bekasi, Dorong Peluang Usaha Franchise dan Kemitraan

18 Juli 2026 - 17:55 WIB

Trending di Bisnis