Menu

Mode Gelap
Kebaya Noni Melenggang di Hari Kebaya Nasional Darya-Varia Buka Jalan bagi Peneliti Perempuan di Usia Emas 50 Tahun Anak Muda Berteriak, Aktivis 98 dan Mahasiswa Kaji Ulang Kondisi Bangsa Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Mesin Kekayaan Menko Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli dan Cegah Main Hakim Sendiri Zona Buang Ditutup, TPST Bantargebang Bertahap Tinggalkan Open Dumping

News

Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Mesin Kekayaan

badge-check

Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Mesin Kekayaan Perbesar


Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) menegaskan bahwa politik merupakan ranah pengabdian, bukan alat untuk menumpuk kekayaan. Pernyataan tersebut ia sampaikan di tengah sorotan terhadap maraknya politik transaksional dan menguatnya oligarki di Indonesia.

Politik Berbiaya Tinggi dan Oligarki Jadi Sorotan

MATRASNEWS, JAKARTA – Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, menyatakan bahwa praktik politik transaksional berbiaya tinggi, kampanye negatif, serta menguatnya oligarki dan politik dinasti masih menjadi tantangan serius dalam dinamika politik nasional. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, rendahnya literasi dan moral politik turut mewarnai praktik demokrasi yang masih cenderung prosedural. Di hadapan para peserta kongres, ia mengajak umat Islam mengaktualisasikan semangat profetik, menjadikan politik sebagai sarana mewujudkan kesejahteraan dan kemaslahatan umum.

Lodewijk mengingatkan bahwa kompleksitas geopolitik global tidak hanya berdampak pada sektor politik dan keamanan, tetapi juga ketahanan ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan negara. Indonesia memerlukan sistem politik yang kuat, demokrasi berkualitas, dan tata kelola pemerintahan yang handal untuk menjaga stabilitas dan mempercepat pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat nasionalisme di tengah guncangan global, mencontohkan situasi di Venezuela dan Iran sebagai pelajaran tentang pentingnya persatuan. Menurutnya, kepentingan bangsa adalah bagian tak terpisahkan dari kepentingan umat.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Anak Muda Berteriak, Aktivis 98 dan Mahasiswa Kaji Ulang Kondisi Bangsa

27 Juli 2026 - 01:19 WIB

Menko Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli dan Cegah Main Hakim Sendiri

27 Juli 2026 - 00:55 WIB

Zona Buang Ditutup, TPST Bantargebang Bertahap Tinggalkan Open Dumping

27 Juli 2026 - 00:50 WIB

Warga Bekasi Laporkan Kepala Dukcapil ke Polisi atas Dugaan Pemalsuan Akta Cerai

26 Juli 2026 - 00:50 WIB

Terminal Tipe A Alam Barajo Terus Tingkatkan Layanan dan Optimalisasi Aset

25 Juli 2026 - 02:14 WIB

Trending di News