MATRASNEWS, OTOMOTIF – Talaria kembali menegaskan eksistensi dominannya di pasar sepeda motor listrik off-road dengan meluncurkan Komodo, motor trail listrik terbaru yang membawa performa paling buas dari merek tersebut. Model ini menandai lompatan besar dalam hal tenaga, kapasitas baterai, dan dimensi, mengaburkan batas yang jelas antara motor trail listrik ringan dan sepeda motor listrik ukuran penuh.
Dari sisi dapur pacu, Komodo dibekali motor listrik dengan daya puncak 32 kW, menjadi motor produksi terkuat Talaria sekaligus melampaui jauh motor trail listrik umumnya yang berkisar 6–10 kW. Tenaga besar ini menempatkannya bukan sekadar alternatif mainan off-road, melainkan kendaraan serius bagi pengendara berpengalaman.
Sumber dayanya berasal dari baterai lithium 96V 45Ah berkapasitas 4,3 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 115 km pada kecepatan konstan 45 km/jam. Kecepatan maksimumnya mencapai 105 km/jam, angka yang langka di kelasnya. Kendaraan ini juga menawarkan empat mode berkendara (Eco, Sport, Hyper, Reverse) dan sistem pengereman regeneratif dengan empat tingkat pengaturan.
Berbeda dari kebanyakan motor trail listrik “mini”, Komodo mengusung dimensi roda sesungguhnya: depan 21 inci dan belakang 18 inci. Didukung suspensi udara depan (travel 250 mm) dan belakang, jarak bebas tanah 315 mm, serta tinggi jok 909 mm, motor ini siap menerjang medan berat.
Di balik kemampuannya, terdapat kontroler berarsitektur tegangan tinggi, throttle sensor Hall ganda untuk keamanan, serta panel instrumen layar TFT resolusi tinggi. Dengan bobot 98 kg dan harga US$5.699 (sekitar Rp96 jutaan), Talaria Komodo menawarkan paket performa tinggi yang kompetitif.
Peluncuran Komodo menandai bahwa pengalaman berkendara motor trail konvensional kini semakin dapat digantikan oleh motor listrik—tanpa emisi dan dibekali teknologi modern.
Cek Berita lain di Google News











