Menu

Mode Gelap
Ini Daftar 61 Sekolah Swasta Gratis di Kota Bekasi Dengar Keluhan Warga, Yenny Dorong Normalisasi Kali Beringin Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Pasar Kranji Baru Harga Oli di Bekasi Naik, Pemilik Kendaraan: Mau Tidak Mau Beli Rizki Topananda Kembali Ditunjuk Pimpin DPC PKB Kota Bekasi Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi & Politik Berkait Erat

Bisnis

MS Glow Bahas Kiat Sukses Kembangkan Bisnis di Masa Pandemi

badge-check


					MS Glow Bahas Kiat Sukses Kembangkan Bisnis di Masa Pandemi Perbesar

Matrasnews.com – Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (11/12/2021), Sandiaga bersama Pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, menjelaskan pelaku ekonomi kreatif perlu menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya dengan platform-platform digital.

“Kita perlu berkolaborasi dengan (platform digital) yang sudah hadir. Serta kita manfaatkan produk anak-anak bangsa,” kata Sandiaga.

Sandiaga menyebutkan, pemerintah ikut berpartisipasi dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan bisnis para pelaku ekonomi kreatif melalui pemanfaatan platform digital. Sehingga, lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif akan semakin terbuka lebar.

“Kita bekerja sama (dengan platform digital) dan kita pastikan kepentingan dan keberpihakan kepada para UMKM lokal yang mendorong produk-produk buatan anak bangsa sehingga akan ada peningkatan peluang untuk penciptaan lapangan kerja. Karena UMKM dan ekonomi kreatif adalah pencipta 20 juta lapangan kerja,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gilang Widya Pramana selaku co-owner MS Glow mengatakan dalam menjalankan bisnisnya, pelaku ekonomi kreatif perlu menjadi pionir. Diketahui, MS Glow yang didirikan pada 2013 ini telah memanfaatkan platform digital sejak awal mula berdiri.

“Dulu tahun 2013 ketika belum ada orang-orang yang berjualan secara online, kita sudah mulai jualan (online) sebelum ada marketplace. Kemudian kita pionir karena menggunakan jaringan seller, bukan retail. Sekarang jumlah seller MS Glow itu sudah lebih 90 ribu (seller),” kata Gilang.

Sementara, Shandy Purnamasari menambahkan, selain menjadi pionir, para pelaku ekonomi kreatif juga harus memasarkan produk-produk yang telah teruji dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Supaya kita tahu review-nya, supaya kita bisa dapat banyak insight. Jadi kalaupun kita tidak bisa jadi yang pertama, kita bisa jadi yang berbeda dan memberikan value terhadap produk kita,” ungkap Shandy.

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf Sandiaga juga memberikan penghargaan terhadap sejumlah pelaku ekonomi kreatif yang menjadi pemenang dalam AKI 2021.

Adapun para pemenang tersebut adalah:

Booth Favorit
1. Educa Studio
2. Littlemonq
3. Bagoster

Ide Film Terpilih
1. Aceh Documentary
2. Borneocreative
3. Studio Amarana

Konten Video Reels
1. KINE CLUB UMS – Juantito Agung Prasetyo
2. Musi Kreatif Indonesia – Rifqi Mardhani
3. Aniwayang Studio – Chandra Isyanto.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Direktur Industri Kreatif Fesyen, Desain, dan Kuliner Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu.

(her)

Baca Lainnya

Kinerja Pariwisata Awal 2026 Tumbuh Positif, Menpar Sebut Sinyal Kuat

11 Juni 2026 - 01:40 WIB

Mukab Kadin Kabupaten Bekasi Dibuka Sekda, Ditutup Plt Bupati

9 Juni 2026 - 07:14 WIB

Airbnb ‘Hidden Gems’ Indonesia Kian Diminati Wisatawan

9 Juni 2026 - 07:01 WIB

MA Serukan Proses Birokrasi Cepat dan Akurat Demi Jaga Pasar Batubara

9 Juni 2026 - 06:45 WIB

Bank DBS Indonesia Dukung Infrastruktur Lewat Obligasi Ritel

7 Juni 2026 - 04:21 WIB

Trending di Bisnis