Menu

Mode Gelap
Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Easter Playtime Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasi Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut Keseruan 60 Seconds to Seoul K-Pop Noraebang di Aston Imperial Bekasi

Bisnis

MS Glow Bahas Kiat Sukses Kembangkan Bisnis di Masa Pandemi

badge-check


					MS Glow Bahas Kiat Sukses Kembangkan Bisnis di Masa Pandemi Perbesar

Matrasnews.com – Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (11/12/2021), Sandiaga bersama Pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, menjelaskan pelaku ekonomi kreatif perlu menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya dengan platform-platform digital.

“Kita perlu berkolaborasi dengan (platform digital) yang sudah hadir. Serta kita manfaatkan produk anak-anak bangsa,” kata Sandiaga.

Sandiaga menyebutkan, pemerintah ikut berpartisipasi dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan bisnis para pelaku ekonomi kreatif melalui pemanfaatan platform digital. Sehingga, lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif akan semakin terbuka lebar.

“Kita bekerja sama (dengan platform digital) dan kita pastikan kepentingan dan keberpihakan kepada para UMKM lokal yang mendorong produk-produk buatan anak bangsa sehingga akan ada peningkatan peluang untuk penciptaan lapangan kerja. Karena UMKM dan ekonomi kreatif adalah pencipta 20 juta lapangan kerja,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gilang Widya Pramana selaku co-owner MS Glow mengatakan dalam menjalankan bisnisnya, pelaku ekonomi kreatif perlu menjadi pionir. Diketahui, MS Glow yang didirikan pada 2013 ini telah memanfaatkan platform digital sejak awal mula berdiri.

“Dulu tahun 2013 ketika belum ada orang-orang yang berjualan secara online, kita sudah mulai jualan (online) sebelum ada marketplace. Kemudian kita pionir karena menggunakan jaringan seller, bukan retail. Sekarang jumlah seller MS Glow itu sudah lebih 90 ribu (seller),” kata Gilang.

Sementara, Shandy Purnamasari menambahkan, selain menjadi pionir, para pelaku ekonomi kreatif juga harus memasarkan produk-produk yang telah teruji dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Supaya kita tahu review-nya, supaya kita bisa dapat banyak insight. Jadi kalaupun kita tidak bisa jadi yang pertama, kita bisa jadi yang berbeda dan memberikan value terhadap produk kita,” ungkap Shandy.

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf Sandiaga juga memberikan penghargaan terhadap sejumlah pelaku ekonomi kreatif yang menjadi pemenang dalam AKI 2021.

Adapun para pemenang tersebut adalah:

Booth Favorit
1. Educa Studio
2. Littlemonq
3. Bagoster

Ide Film Terpilih
1. Aceh Documentary
2. Borneocreative
3. Studio Amarana

Konten Video Reels
1. KINE CLUB UMS – Juantito Agung Prasetyo
2. Musi Kreatif Indonesia – Rifqi Mardhani
3. Aniwayang Studio – Chandra Isyanto.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Direktur Industri Kreatif Fesyen, Desain, dan Kuliner Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu.

(her)

Baca Lainnya

Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasi Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat

21 April 2026 - 00:12 WIB

Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut

20 April 2026 - 20:15 WIB

APNI: Kepmen ESDM 144/2026 Ubah Peta Jalan Nikel Indonesia

20 April 2026 - 00:40 WIB

Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh

17 April 2026 - 00:05 WIB

Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti

17 April 2026 - 00:02 WIB

Trending di Bisnis