Menu

Mode Gelap
Specteve Rilis Infinite Euphoria di Summarecon Mall Bekasi Perjalanan Organik Specteve dari Nyanyi Bareng hingga Panggung Raya Polsek Jatiasih Berikan Penyuluhan di SMPN 30 Kota Bekasi BPSDMP Gandeng 10 Pemda dan Perguruan Tinggi Hore, Bea Balik Nama Dihapus, Perpanjang STNK Kini Tanpa KTP Lama Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Bus Listrik di Magelang

Bisnis

MS Glow Bahas Kiat Sukses Kembangkan Bisnis di Masa Pandemi

badge-check


					MS Glow Bahas Kiat Sukses Kembangkan Bisnis di Masa Pandemi Perbesar

Matrasnews.com – Malam Puncak Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (11/12/2021), Sandiaga bersama Pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, menjelaskan pelaku ekonomi kreatif perlu menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya dengan platform-platform digital.

“Kita perlu berkolaborasi dengan (platform digital) yang sudah hadir. Serta kita manfaatkan produk anak-anak bangsa,” kata Sandiaga.

Sandiaga menyebutkan, pemerintah ikut berpartisipasi dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan bisnis para pelaku ekonomi kreatif melalui pemanfaatan platform digital. Sehingga, lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif akan semakin terbuka lebar.

“Kita bekerja sama (dengan platform digital) dan kita pastikan kepentingan dan keberpihakan kepada para UMKM lokal yang mendorong produk-produk buatan anak bangsa sehingga akan ada peningkatan peluang untuk penciptaan lapangan kerja. Karena UMKM dan ekonomi kreatif adalah pencipta 20 juta lapangan kerja,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gilang Widya Pramana selaku co-owner MS Glow mengatakan dalam menjalankan bisnisnya, pelaku ekonomi kreatif perlu menjadi pionir. Diketahui, MS Glow yang didirikan pada 2013 ini telah memanfaatkan platform digital sejak awal mula berdiri.

“Dulu tahun 2013 ketika belum ada orang-orang yang berjualan secara online, kita sudah mulai jualan (online) sebelum ada marketplace. Kemudian kita pionir karena menggunakan jaringan seller, bukan retail. Sekarang jumlah seller MS Glow itu sudah lebih 90 ribu (seller),” kata Gilang.

Sementara, Shandy Purnamasari menambahkan, selain menjadi pionir, para pelaku ekonomi kreatif juga harus memasarkan produk-produk yang telah teruji dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Supaya kita tahu review-nya, supaya kita bisa dapat banyak insight. Jadi kalaupun kita tidak bisa jadi yang pertama, kita bisa jadi yang berbeda dan memberikan value terhadap produk kita,” ungkap Shandy.

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf Sandiaga juga memberikan penghargaan terhadap sejumlah pelaku ekonomi kreatif yang menjadi pemenang dalam AKI 2021.

Adapun para pemenang tersebut adalah:

Booth Favorit
1. Educa Studio
2. Littlemonq
3. Bagoster

Ide Film Terpilih
1. Aceh Documentary
2. Borneocreative
3. Studio Amarana

Konten Video Reels
1. KINE CLUB UMS – Juantito Agung Prasetyo
2. Musi Kreatif Indonesia – Rifqi Mardhani
3. Aniwayang Studio – Chandra Isyanto.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Direktur Industri Kreatif Fesyen, Desain, dan Kuliner Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu.

(her)

Baca Lainnya

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%

7 April 2026 - 00:08 WIB

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%

Operasional Taman Safari Group Fasilitas Prima, Layanan Optimal

27 Maret 2026 - 00:06 WIB

Operasional Taman Safari Bali Fasilitas Prima, Layanan Optimal

Indonesia Perkuat Strategi Ekspor Tuna Lewat Seminar di SENA 2026

27 Maret 2026 - 00:03 WIB

Indonesia Perkuat Strategi Ekspor Tuna Lewat Seminar di SENA 2026

Harga Emas Dunia Alami Koreksi Mingguan Terbesar dalam Sejarah

24 Maret 2026 - 09:10 WIB

Adira Finance Kembali Hadirkan Program KURMA 2026

24 Maret 2026 - 08:36 WIB

Trending di Bisnis