Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

News

MS Kaban Soroti Krisis Moral Lingkungan dan Serukan Generasi Muda Agar Lebih Agresif

badge-check


					MS Kaban Soroti Krisis Moral Lingkungan dan Serukan Generasi Muda Agar Lebih Agresif Perbesar

MatrasNews, Bogor – Mantan Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu (2004-2009), Malem Sambat Kaban yang akrab di panggil MS Kaban menyoroti lemahnya moral dan kesadaran lingkungan sebagai akar masalah kerusakan ekosistem. Menurutnya, generasi muda harus lebih agresif memikul tanggung jawab ini untuk menyelamatkan masa depan.

Dalam paparannya, Kaban menegaskan bahwa seluruh penduduk bumi hidup dalam satu ekosistem yang sama dan sedang mengalami kerusakan parah. Faktor utamanya adalah eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran dan penggunaan teknologi yang tidak ramah lingkungan, yang memicu perubahan iklim dan pemanasan global.

“Stok karbon dioksida di atmosfer sudah mencapai hampir 50.000 miliar ton, tetapi komitmen global untuk menurunkannya masih sebatas janji. Yang kita lakukan saat ini hanya menunda, bukan mengurangi,” tegas Kaban, Selasa (14/10/2025).

Kaban menyayangkan bahwa inovasi dan ilmu pengetahuan yang berkembang pesat tidak diimbangi dengan peningkatan kesadaran lingkungan. Ia mencontohkan minimnya ruang terbuka hijau di Jakarta yang kurang dari 10% dan menyusutnya kawasan hutan Jawa Barat hingga tinggal 19%.

Ia juga mengkritik lemahnya penegakan hukum, seperti kasus eksploitasi di Taman Nasional Raja Ampat, yang menurutnya menunjukkan kesadaran moral hukum yang masih rendah.

MS Kaban menekankan bahwa masa depan Bumi ada di pundak generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan harus membangun moral dan kesadaran lingkungan sejak dini.

“Generasi Z harus agresif. Masa depan adalah mereka, dan merekalah yang akan paling merasakan dampak dari kerusakan yang terjadi hari ini,” serunya.

Sebagai langkah nyata, Kaban mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH), untuk secara serius memaknai gerakan nasional seperti Hari Menanam Indonesia. Menurutnya, kegiatan semacam ini adalah kebutuhan untuk menyelamatkan generasi mendatang.

“Ini adalah satu tanggung jawab bersama. Kita hidup di atas satu bumi yang sama. Integrasi antara pembangunan ekonomi dan kelestarian alam, yang berkeadilan sosial, mutlak diperlukan,” pungkas Kaban.

Baca Lainnya

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

8 Maret 2026 - 03:35 WIB

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an

7 Maret 2026 - 03:11 WIB

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur'an

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura

7 Maret 2026 - 02:57 WIB

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura
Trending di News