MATRASNEWS, BEKASI – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 resmi digelar. Forum partisipatif yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan pada Rabu (7/1/2026) itu menghasilkan 155 usulan masyarakat dengan estimasi anggaran mencapai Rp3,72 miliar, dengan mayoritas fokus pada peningkatan infrastruktur dasar.
Proses perencanaan ini dihadiri langsung oleh perwakilan legislatif dan eksekutif, antara lain Misbah (Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Gerindra), Aminah (Anggota DPRD Fraksi PAN), dan Dian Herdiana (Camat Jatiasih). Kehadiran mereka dimaksudkan untuk memastikan aspirasi warga dapat langsung tersalurkan ke tingkat kebijakan kota.
“Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sinergi pemerintah dan masyarakat. Forum ini adalah ruang demokrasi untuk memprioritaskan isu strategis,” tegas Lurah Jatisari, Agus Sucipto, dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa perencanaan harus kolaboratif agar tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Dari total usulan, sektor infrastruktur mendominasi, terutama permintaan perbaikan jalan dan pengembangan sistem drainase. Warga berharap pembangunan saluran air yang lebih baik dapat mengatasi persoalan banjir dan genangan di musim hujan, sekaligus mendukung kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Merespons hal tersebut, Misbah dari DPRD Kota Bekasi menyatakan dukungan sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan. “Masyarakat dapat membentuk kelompok pengawas agar pelaksanaan proyek nanti diawasi bersama secara terbuka. Ini penting untuk memastikan hasil yang positif,” ujarnya.
Usulan yang telah terhimpun akan dibawa ke tahap Musrenbang di tingkat kecamatan dan selanjutnya kota, sebagai bahan penyusunan RKPD Kota Bekasi Tahun 2027.
Dengan fokus pada infrastruktur, masyarakat Jatisari berharap tahun depan menjadi titik awal percepatan kemajuan dan peningkatan kualitas hidup di kelurahan mereka.
Cek Berita lain di Google News











