MATRASNEWS, JAKARTA – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah mempersiapkan lompatan besar: membangun pangkalan permanen di permukaan Bulan. Proyek ambisius ini bukan sekadar kunjungan singkat, melainkan kehadiran manusia jangka panjang di luar Bumi.
Dengan estimasi investasi mencapai USD20 miliar atau sekitar Rp300 triliun, proyek ini menjadi prioritas utama dekade ini. Lokasi dipilih di kutub selatan Bulan karena kaya cadangan es yang akan diolah menjadi air minum, oksigen, hingga bahan bakar roket.
Pangkalan dibangun bertahap dengan teknologi manufaktur canggih yang adaptif terhadap lingkungan ekstrem. Selain pusat penelitian ilmiah, fasilitas ini juga berfungsi sebagai batu loncatan menuju misi ke Mars.











