Menu

Mode Gelap
Masuk Usia ke 10, Vasaka Hotel Jakarta Gelar Media Gathering Wamen Ekraf Dukung Industri Musik Lewat Indonesian Idol Kokola Group Salurkan Sapi Limosin untuk Qurban Bagikan Bubur Gratis, Hotel 88 Bekasi Tebar Kepedulian Hari Kelima Korban Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tutup Usia Airbnb Kini Tawarkan Layanan Jemput Bandara Hingga Titip Koper untuk Liburan Anti Ribet

Otomotif

PPKM Darurat di Harapkan Gaikindo Tidak Guncang Industri Otomotif Nasional

badge-check


					PPKM Darurat di Harapkan Gaikindo Tidak Guncang Industri Otomotif Nasional Perbesar

Matrasnews.com – Dalam upaya menekan penyebaran virus corona alias Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan, Pemerintah RI berencana menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Saat ini, kebijakan terkait sedang dibicarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan beberapa kepala daerah lainnya bersama menteri yang secara langsung bersinggungan. Secara garis besar, PPKM darurat akan diterapkan di Jawa dan Bali secara ketat dan berlaku dalam waktu dekat. Di dalamnya meliputi 100 persen work from home (WFH) untuk sektor tertentu.

Baca Juga : Pekerja Bengkel dan Penggiat Dunia Otomotif Mengalami Dampak Pandemi

Dengan demikian, sektor otomotif berpotensi mendapatkan dampak kebijakan tersebut. Sebab, aktivitas pabrik, kantor, dan diler harus disesuaikan kembali. “Tapi kita tunggu dulu peraturannya seperti apa. Kita tentu akan patuhi,” ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto,

“Mudah-mudahan tidak terlalu besar (dampak) terhadap penjualan dan produksi kendaraan bermotor serta komponen terkait,” lanjut dia. Apalagi, saat ini industri otomotif nasional tengah berada di proses pemulihan usai terdampak pandemi Covid-19 setahun belakangan. Khususnya, setelah diterapkan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mulai 1 Maret 2021 lalu.

Berdasarkan data Gaikindo, pada periode tersebut penjualan mobil baru naik hingga 28,8 persen. Lalu satu bulan setelahnya, kenaikan permintaan semakin melonjak sampai 277 persen dibanding tahun lalu. Adapun penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021, menurut data Gaikindo naik 5,9 persen menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan, di kutip dari kompas.com.

(*) matrasnews.com

Baca Lainnya

BYD Tech Culture Fest 2026 Digelar di GBK Senayan

25 Mei 2026 - 01:12 WIB

BYD Tech Culture Fest 2026 Digelar di GBK Senayan

Veda Ega Pratama Cetak Comeback Cemerlang di Catalunya, Finis Kedelapan

19 Mei 2026 - 10:33 WIB

Indomobil Gelar Pameran EVperience di Senayan City

6 Mei 2026 - 00:16 WIB

Indomobil Gelar Pameran EVperience di Senayan City

PT Bridgestone Tire Indonesia Raih PROPER Emas 2025

14 April 2026 - 00:05 WIB

Royal Enfield Resmi Luncurkan Motor Listrik Perdana Flying Flea C6, Harga Mulai Rp36 Juta

14 April 2026 - 00:03 WIB

Trending di Otomotif