MATRASNEWS, JAKARTA – PT Bridgestone Tire Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam pengelolaan lingkungan hidup. Fasilitas Karawang Plant (KP) meraih peringkat Emas dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara itu, Bekasi Plant (BP) menyabet peringkat Hijau.
Predikat Emas untuk pabrik Karawang menjadi yang pertama kalinya diraih perusahaan ban di Indonesia sekaligus menegaskan posisi Bridgestone sebagai produsen ban dengan standar keberlanjutan tertinggi. Capaian ini bertepatan dengan 50 tahun kehadiran Bridgestone di Tanah Air.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menyatakan apresiasi atas pengakuan dari pemerintah. “Penghargaan ini menjadi momen istimewa sekaligus pendorong kami untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kementerian Lingkungan Hidup menilai Bridgestone telah melampaui kepatuhan (beyond compliance) melalui berbagai inovasi. Pabrik Karawang mengandalkan sistem Centralized Maintenance Energy Monitoring System (CMEMS) berbasis SCADA IoT yang berhasil menekan konsumsi energi dari 6,20 GWh menjadi 4,90 GWh per tahun, serta mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 475,92 ton CO2e per tahun.
Dari sisi sosial, perusahaan menjalankan program RISE (Reforestation, Innovation and Sanggabuana Empowerment) untuk konservasi Hutan Sanggabuana, Jawa Barat. Program ini melibatkan mantan pemburu menjadi penjaga hutan dan telah memberikan manfaat ekonomi bagi 1.159 orang, dengan transaksi hasil hutan non-kayu mencapai Rp58 juta.











