Menu

Mode Gelap
Inspeksi Mendadak Ditjen Hubdat di Pool Xanh SM Bekasi Anggota DPRD Minta Evaluasi Total Sistem Perlintasan Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi Desak KAI Tutup Perlintasan Sebidang Berita Terkini 16 Tewas, 91 Luka Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jenguk Korban Tabrakan KRL, Minta Pasang Palang Pintu Darurat Uji Coba KRL Bekasi–Cikarang Berlangsung Aman

Pariwisata

Kemenparekraf Tinjau Potensi dan Rencana Pengembangan Desa Wisata Sani-Sani

badge-check


					Kemenparekraf Tinjau Potensi dan Rencana Pengembangan Desa Wisata Sani-Sani Perbesar

Matrasnews.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan peninjauan daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Desa Wisata Sani-Sani sekaligus melihat rencana pengembangan yang dilakukan.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, mengatakan, peninjauan ini sejalan dengan arahan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk melaksanakan strategi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka pada awal Juni 2021.

Baca Juga : Meningkatkan Daya Tarik Wisata, Menparekraf Dukung Maros-Pangkep Masuk UNESCO Global Geopark

“Tiga quick win yang dicanangkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno salah satunya yakni pengembangan desa wisata yang aman COVID-19. Desa wisata akan menjadi salah satu daya tahan pariwisata nasional, Desa Sani-Sani Kolaka bisa menjadi contoh bertahannya Desa Wisata di era pandemi,” ujar Vinsensius Jemadu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/6/2021).

Peninjauan Desa Wisata Sani-Sani dilakukan pada 16 Juni 2021 dan dipimpin oleh Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Gunawan. Diawali dengan meninjau Puncak Indah Kapu Desa Sani Sani yang berjarak kurang lebih 28 km dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dari pusat kota Kolaka. Di lokasi ini wisatawan dapat melihat atraksi yang menyajikan pemandangan Kolaka dari atas, hamparan laut, gugusan pulau, dan perkebunan cengkeh serta lada.

Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan memberikan apresiasi kepada pemerintah desa dan pokdarwis Desa Wisata Sani-Sani atas komitmen mereka dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga masyarakat bisa merasakan dampak positif dari pariwisata didukung dengan keunikan potensi pariwisata yang luar biasa besar.

“Potensi wisata di Desa Sani-Sani sangat luar biasa. Saya benar-benar merasakannya. Desa ini sangat layak dipromosikan secara masif. Protokol CHSE pun sudah diterapkan dengan sangat baik,” kata Wawan Gunawan.

Pada saat peninjauan Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Kolaka, Kepala Bappeda Kabupaten Kolaka, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka, Istri Bupati Kolaka/Ketua PKK Kabupaten Kolaka, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka, Perangkat OPD/SKPD Kabupaten Kolaka, serta Perangkat Desa Sani Sani, dan Ketua Pokdarwis.

Baca Juga : Kunjungan Kerja Menparekraf ke Sulawesi Selatan, Resmikan Desa Wisata Rammang-Rammang

Wawan mendorong agar pemerintah desa bersama pokdarwis dapat meningkatkan fasilitas dan sarana serta infrastruktur pendukung. Seperti peningkatan atraksi wisata budaya dan buatan. Juga pendampingan mewujudkan Desa Wisata yang berkualitas terkait amenitas seperti toilet, dan sarana lainnya. Dalam atraksi meningkatkan kearifan lokal pada setiap unsur atraksi wisata juga memperkuat narasi story telling.

Untuk meningkatkan kualitas sinyal internet, Wawan mendorong Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka dan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara segera bersurat kepada Kemenparekraf untuk diteruskan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk ditindaklanjuti.

Wawan juga mendorong semua pihak bergerak, mulai dari masyarakat, OPD pemerintah daerah untuk dapat menerapkan gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman). 

“Pariwisata semakin dilestarikan semakin menyejahterakan. Melakukan inovasi: yang tidak menarik menjadi menarik; Kolaboraksi program antara Kemenparekraf dengan Pemda Kabupaten Kolaka khususnya dengan Desa Wisata Sani Sani. Ketika melakukan pekerjaan pariwisata ada nilai spiritual; raga, rasa, rasio, dan ruh sebagai insan pariwisata. Menjadi ladang amaliah untuk menyiapkan destinasi yang berkualitas, yang siap dikunjungi, tempat wisata yang bersih, indah, sehat, dan aman. Kemenparekraf siap mendukung,” ucap Wawan.

Kepala Desa Sani-Sani, Alias Mujur, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Kemenparekraf dalam mendorong peningkatan kualitas Desa Wisata Sani-Sani. Menurutnya Desa Sani-Sani sudah lama menjadi desa wisata dengan memanfaatkan semua potensi yang ada sebagai daya tarik seperti pantai, tambak, sawah, dan perkebunan.

Dalam waktu dekat juga tengah dilakukan pembangunan Infrastruktur jalan sepanjang 25 km dan penguatan sarana jaringan listrik.

Ia kemudian mengajak seluruh masyarakat bergerak bersama membangun Desa Sani-Sani dengan tagline Momehe For The World, yang berarti Mo: bergerak, me: bekerja, He: di sini, atau bergerak bersama membangun Kolaka untuk dunia.

“Jadi masyarakat harus siap menerima wisatawan yang akan melihat Desa Wisata Sani Sani,” ujar Mujur.

(*) Matrasnews,com

Baca Lainnya

Festival Layangan Parangtritis: Merayakan Keindahan Langit dan Pantai

19 Juli 2023 - 12:01 WIB

Menyelami Keindahan Telaga Saat: Destinasi Wisata Alam yang Menenangkan di Puncak Bogor

19 Juli 2023 - 00:10 WIB

Menkominfo Ajak Masyarakat Tingkatkan Kreatifitas & Inovasi, Jadikan Labuan Bajo Destinasi Premium

16 Agustus 2022 - 00:14 WIB

Pariwisata Indonesia Raih Peringkat ke-32 Besar Dunia Menurut WEF

31 Mei 2022 - 00:46 WIB

Jelajahin Livin Sanur Fest 2022, Upaya Bangkitkan Kembali Pariwisata Bali

18 Mei 2022 - 00:14 WIB

Trending di Event