Jaringan layanan yang diharapkan semakin beragam ini akan menghubungkan Indonesia dengan Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Amerika.
Saat ini, Terminal Peti Kemas Patimban yang seluas 10 hektar memiliki kapasitas 250.000 TEUs per tahun, dan akan terus diperluas secara bertahap hingga mencapai 1,65 juta TEUs, dengan target jangka panjang 7,5 juta TEUs.
Dengan kapasitas tersebut, Pelabuhan Patimban dirancang menjadi salah satu proyek pelabuhan terintegrasi terbesar di Indonesia, yang tidak hanya melayani peti kemas tetapi juga terminal otomotif, sekaligus memperkuat posisi Subang sebagai kawasan strategis logistik nasional.

Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.