Menu

Mode Gelap
Sambut Ramadan, Citadines Antasari Jakarta Hadirkan “Aladdin” Morrissey Hotel Jakarta Luncurkan Rangkaian Promo Eksklusif Sambut Imlek, Valentine, hingga Ramadan Māua Kapal Kecil dan Villa Riahi Resort Mewah Terbaru Swiss-Belhotel International di Batam Run Fam & Splash Imlek Festival 2026 di WaterBoom Lippo Cikarang TMG Hotel Tebet Perkenalkan Destinasi Buka Puasa Baru di Selatan Jakarta Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng

News

Pemerintah Utamakan Penyelamatan Jiwa dalam Tangani Longsor Bandung Barat

badge-check


					Pemerintah Utamakan Penyelamatan Jiwa dalam Tangani Longsor Bandung Barat Perbesar

MATRASNEWS, BANDUNG – Pemerintah Indonesia menegaskan prioritas utama dalam penanganan bencana tanah longsor di Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, adalah penyelamatan jiwa manusia. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, usai mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi bencana dan berdialog dengan pengungsi pada Minggu (25/1/2026).

“Yang kami utamakan adalah penyelamatan jiwa. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dilakukan 24 jam non-stop karena masih sekitar 80 warga dalam pencarian. Penanganan korban dilakukan seoptimal mungkin, mulai dari identifikasi hingga penyerahan jenazah kepada keluarga secara bermartabat,” tegas Pratikno.

Bencana yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (23/1/2026) dini hari itu telah menerjang permukiman warga, menimbun rumah, dan merusak infrastruktur. Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari untuk mempercepat koordinasi penanganan.

Selain fokus SAR, pemerintah juga memastikan perlindungan dan pelayanan optimal bagi ratusan pengungsi. Dalam penanganan ini, lima klaster utama dikerahkan secara terkoordinasi: SAR, Kesehatan, Logistik, Perlindungan dan Pengungsian, serta Pemulihan.

Klaster SAR yang dipimpin Basarnas bersama TNI, Polri, BNPB, dan BPBD mengerahkan lebih dari 250 personel dan alat berat. Korban luka dirujuk ke RSUD terdekat, sementara Klaster Kesehatan menyediakan posko layanan 24 jam, ambulans siaga, dan layanan trauma healing.

Klaster Logistik menjamin ketersediaan sembako, makanan siap saji, dan tenda darurat. Sementara itu, pemerintah juga telah membahas langkah pencegahan bencana susulan, termasuk rencana relokasi warga terdampak.

“Wakil Presiden telah membahas rencana relokasi dengan pemerintah pusat dan daerah agar warga terhindar dari risiko susulan. Identifikasi lahan diminta untuk segera dilakukan,” pungkas Menko Pratikno, menekankan komitmen pemerintah dalam penanganan menyeluruh pascabencana. ( Fajar)

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng

10 Februari 2026 - 00:18 WIB

Pengusaha Bali Ajik Krisna dan Raffi Ahmad Garap Destinasi Wisata Rp30 Miliar di Buleleng

Ikut Aksi Bersih Sampah Laut di Bali, Menpar Tegaskan Kebersihan Laut Kunci Daya Saing Pariwisata Indonesia

10 Februari 2026 - 00:15 WIB

Ikut Aksi Bersih Sampah Laut di Bali, Menpar Tegaskan Kebersihan Laut Kunci Daya Saing Pariwisata Indonesia

Perkuat Tata Kelola Hutan dan Kepercayaan Global, Indonesia dan Inggris Luncurkan MFP Fase 5

10 Februari 2026 - 00:05 WIB

Perkuat Tata Kelola Hutan dan Kepercayaan Global, Indonesia dan Inggris Luncurkan MFP Fase 5

Gubernur DKI dan Ketum PMI Turun Langsung Bersih-bersih di Cipinang Melayu

9 Februari 2026 - 14:59 WIB

Screenshot 20260209 142958 copy 1080x691

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah

7 Februari 2026 - 01:47 WIB

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah
Trending di News
error: Matras News