Menu

Mode Gelap
BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar BYD dan VinFast Rekrut 616 Tenaga Kerja Asal Subang Zulkifli Hasan Sosialisasi Program Nasional di SMAN 5 Kota Bekasi Pemerintah Rekrut 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus BUMN Kontrak Jangan Boros untuk Pesta Nikah, Beli Rumah Lebih Prioritas Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Bawa Laptop dan Nostalgia

News

Pemkot Bekasi Kelola SDM Tenaga Kontrak Kerja


					Pemkot Bekasi Kelola SDM Tenaga Kontrak Kerja Perbesar

Matras News, Bekasi – Pemerintah Kota ‘Pemkot’ Bekasi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi menindaklanjuti arahan pemerintah pusat berdasarkan telah disahkannya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengatakan salah satu isu krusial dalam RUU ini adalah tersedianya payung hukum untuk penataan tenaga non-ASN (honorer) yang jumlahnya mencapai lebih dari 2,3 juta orang, di mana mayoritas berada di instansi daerah.

“Berkat dukungan DPR, RUU ASN ini menjadi payung hukum terlaksananya prinsip utama penataan tenaga non-ASN yaitu tidak boleh ada PHK masal.

Yang telah digariskan Presiden Jokowi sejak awal,” ujar Menteri PANRB usai Rancangan Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi disahkan dalam Sidang Paripurna DPR RI, Selasa (03/10).

Akan terdapat perluasan skema dan mekanisme kerja pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sehingga bisa menjadi salah satu opsi dalam penataan tenaga honorer.

“Nanti didetilkan di Peraturan Pemerintah,” ujar mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.

BACA: Acer Mulai Pencarian Tim Valorant Terbaik untuk Wakili Indonesia

Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Nadih Arifin mengatakan berdasarkan UU ASN ini berarti tidak adanya pemberhentian atau pengurangan Tenaga Kontrak Kerja (TKK) di Kota Bekasi. Adanya mekanisme rekrutmen melalui proses Pengadaan Barang dan Jasa.

“Ini adalah untuk TKK yang eksisting, bahwa tidak ada pemberhentian atau pengurangan TKK. Terkait LPSE, hanya mekanisme perpanjangan untuk kembali menjadi Honorer yang melalui proses pengadaan barang dan jasa,” ucap Nadih Arifin.

Nadih lanjut mengatakan Pemkot Bekasi sekarang ini menempuh upaya tersebut sambil menunggu turunnya Peraturan Pemerintah sebagai turunan UU tersebut.

“Sambil menunggu penyelesaian RPP-nya, Pemerintah Daerah perlu melakukan langkah-langkah di daerah sesuai dengan kondisi masing-masing daerah,” ucapnya.

“Yang jelas, kita dilarang merekrut tenaga honorer baru. Oleh karena itu, Pemkot Bekasi akan mengoptimalkan TKK yang sudah ada. Soal bagaimana mekanismenya, melalui LPSE atau tidak, disesuaikan dengan aturan yang berlaku teknis dan administratifnya,” ucap Nadih.

Baca Lainnya

BYD dan VinFast Rekrut 616 Tenaga Kerja Asal Subang

16 April 2026 - 00:06 WIB

Zulkifli Hasan Sosialisasi Program Nasional di SMAN 5 Kota Bekasi

16 April 2026 - 00:05 WIB

Zulkifli Hasan Sosialisasi Program Nasional di SMAN 5 Kota Bekasi

Pemerintah Rekrut 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus BUMN Kontrak

16 April 2026 - 00:03 WIB

Jangan Boros untuk Pesta Nikah, Beli Rumah Lebih Prioritas

16 April 2026 - 00:02 WIB

Sektor Swasta Wajib Penuhi Hak Disabilitas, Bukan Hanya Negara

15 April 2026 - 15:28 WIB

Trending di News