Menu

Mode Gelap
SMARTFREN Luncurkan Rangkaian Promo dan Program Digital Buka Puasa dengan Nuansa Tradisi di Horison Iswara Bekasi Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

Info Akademia

Pemprov DKI Jakarta Bangun Sekolah Negeri Berkonsep Net Zero

badge-check


					Pemprov DKI Jakarta Bangun Sekolah Negeri Berkonsep Net Zero Perbesar

Matras News, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta bangun Sekolah Negeri dengan konsep Net Zero untuk pertama kalinya di Indonesia. Kegiatan ini menjadi kebanggan bagi warga Jakarta dan akan menjadi sebuah sejarah,

Empat Sekolah Negeri diresmikan dengan mengusung konsep green building & net zero emissions. Green Building Council of Indonesia menguji dan memberikan sertifikat Greenship NZH.

Dari empat Sekolah Net Zero yang menjadi pilot project adalah, SDN Duren Sawit 14 (Jaktim), SDN Grogol Selatan 09, SDN Ragunan 08 Pagi (Jaksel) dan SMAN 96 (Jakbar).

Sekolah Negeri berkonsep green building & net zero emissions hanya ada di sekolah swasta atau internasional, kan tetapi saat ini para siswa memiliki sekolah bertaraf Internasional serta tanpa pengeluaran (gratis).

Konsep Sekolah Net Zero telah dirancang oleh arsitek-arsitek ternama antara lain, Andra Matin, D-Associates Architect, & Djuharat Djuhara. Dengan desainnya bagus dan menarik.

Seperti di ketahui konsep Sekolah Net Zero memiliki bangunan yang hemat energi salah satunya memakai pendingin ruangan dan lampu hemat energi, serta banyak ventilasi udara sehingga sirkulasi udara lancar. Sebagian besar kebutuhan energinya dipasok dari sumber energi terbarukan. Emisi karbon yg dihasilkan sangat minim. Sampah dikelola agar dapat menghasilkan energi kembali.

Dikutif dari akun Instagram aniesbaswedan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menurunkan 304 Green House gas emission di tahun 2030, saat ini sudah 264. Selain kendaraan bermotor, bangunan menyumbang 394 emisi karbon global da mengkonsumsi 364 total energi global. Bila kita tidak mengoreksi bangunan, terutama di perkotaan, maka kualitas udara akan selalu bermasalah. Karenanya kita harus membangun dengan konsep green building dan dimulai dari sekolah-sekolah.

Pemprov DKI Jakarta terus merehabilitasi sekolah Negeri lainnya, menjadi gedung rendah emisi. Dengan target 20 sekolah Negeri berkonsep gedung rendah emisi pada 2023.

Kita ingin gedung-gedung sekolah menginspirasi, merangsang pikir dan imajinasi. Anak-anak akan belajar dari bangunan ini. Setiap sudut bangunan bisa jadi alat ajar guru.

Jakata harus setara dengan kota global di dunia & itu artinya sekolah-sekolah kita harus bisa mendidik anak-anak untuk berkompetisi dengan hasil-hasil pendidikan sekolah kota global lain.

Saat itu kita bilang fenomena di pendidikan adalah: siswanya abad 21, gurunya abad 20 dan gedung sekolahnya abad 19. Kini gedung sekolahnya telah jadi abad 21.

(her)

Baca Lainnya

Beacon Academy Dukung 7 Anak dengan Cerebral Palsy dan Epilepsi

13 Februari 2026 - 14:17 WIB

PicMa 1055498 1770962231366 copy 1196x792

Universitas Paramadina dan KAS Latih Kapasitas Kepemimpinan 30 Guru Perempuan Malang

9 Februari 2026 - 00:51 WIB

Pelatihan Kepemimpinan Guru Perempuan Malang

Tingkat Partisipasi Tes Kemampuan Akademik Capai 8,5 Juta Peserta dalam Dua Pekan

5 Februari 2026 - 01:01 WIB

Tingkat Partisipasi Tes Kemampuan Akademik Capai 8,5 Juta Peserta dalam Dua Pekan

Paramadina Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Sepatu Nasional untuk Pelajar

4 Februari 2026 - 01:49 WIB

Paramadina Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Sepatu Nasional untuk Pelajar

PATA Indonesia Chapter Gelar Event International Day of Education 2026

2 Februari 2026 - 01:14 WIB

IMG 20260201 WA0013 copy 836x597
Trending di Info Akademia
error: Matras News