MATRASNEWS, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memutuskan untuk menghapuskan bantuan anggaran bagi sekolah swasta pada tahun 2026. Keputusan yang menuai keprihatinan ini dikonfirmasi langsung oleh Anggota Komisi V DPRD Jabar, Maulana Yusuf Erwinsyah.
“Dengan berat hati saya sampaikan, bahwa bantuan pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada sekolah swasta tahun 2026 pada akhirnya… itu 0 rupiah,” ujar Maulana dalam paparannya di rapat dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Rabu (28/1/2026).
Sebelumnya, bantuan untuk sekolah swasta di Jawa Barat direncanakan akan dialihkan dari Dana Bantuan Penyelenggaraan Masyarakat Umum (BPMU) menjadi bentuk beasiswa, baik personal maupun operasional sekolah. Namun, rencana itu tidak terealisasi.
Menurut Maulana, Pemprov Jabar beralasan penghapusan bantuan ini disebabkan oleh pemotongan anggaran dari pusat dan adanya tunggakan. Namun, ia mengkritik alasan tersebut. “Jika ada tunggakan pemerintah Provinsi, tolong tunggakan tersebut jangan mengganggu hal-hal yang tidak ada hubungannya,” tegasnya.
Ia menyayangkan keputusan yang dinilainya tidak tepat sasaran. Meski disebutkan akan dianggarkan kembali dalam perubahan APBD 2026, Maulana menyatakan skeptis. “Kita yang ada di Komisi V sangat meragukan itu. Anggaran perubahan adalah anggaran yang lebih pasti,” jelasnya.
Komisi V DPRD Jabar berharap tetap ada program lain dari Pemprov untuk memperbaiki mutu pendidikan, termasuk di sektor sekolah swasta yang menampung puluhan ribu siswa di Jawa Barat. Keputusan ini diperkirakan akan berdampak signifikan pada operasional dan aksesibilitas pendidikan di sekolah swasta. (Fajar)
Cek Berita lain di Google News











