Menu

Mode Gelap
Laba BSN Tembus Rp473 Miliar, Tumbuh 40,99% Lapas Bekasi Luncurkan Sistem Kunjungan Daring, Keluarga Tak Perlu Antre Menko Kumham Imipas Buka Ruang Dialog dengan BEM SI Kunjungan Ilmiah Perkuat Hubungan Riset Australia-Indonesia Schneider Electric Gandeng Foxconn Kembangkan Pusat Data AI Masa Depan BunnKOPI Jember Semarakkan Festival Batik Bojonegoro dengan Cita Rasa Kopi Pilihan

Seni & Budaya

Pemprov Jatim akan Pulangkan Prasasti Mataram Kuno dari Skotlandia

badge-check


					Pemprov Jatim akan Pulangkan Prasasti Mataram Kuno dari Skotlandia Perbesar

Matras News, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengupayakan repatriasi atau pemulangan Prasasti Sangguran ke Indonesia saat kunjungan kerja ke Inggris Raya.

Menurut Khofifah, prasasti yang ditemukan pertama kali di sekitar Malang ini memiliki nilai sejarah bagi Indonesia.

Sebenarnya upaya repatriasi telah dilakukan sejak tahun 2004 namun sejauh ini belum berhasil.

Awalnya prasasti ini ditemukan di Ngandat, wilayah Malang, wilayah Ngandat sekarang desa Mojorejo, kecamatan Junrejo, kota Batu, Jawa Timur.

Prasasti Sangguran dianggap sebagai budaya lokal Skotlandia, meski berasal dari Jawa Timur.

“Prasasti Sangguran merupakan artefak peninggalan Kerajaan Mataram Kuno atau Medang yang bernilai tinggi bagi sejarah Indonesia.

Saat ini berada di Roxburghshire, Skotlandia,” kata Khofifah

Prasasti tersebut menginformasikan perpindahan Ibu Kota Mataram Kuno ke Jawa Timur.

Repatriasi tercatat telah diupayakan sejak tahun 2004, namun sampai sekarang belum terealisasi.

Gubernur Khofifah menugaskan Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Jawa Timur Aries Agung Paewai, untuk mengkomunikasikan ulang.

Karena hingga kini Prasasti Sangguran masih berada di pekarangan keluarga Lord Minto di Roxburghshire, Skotlandia.

Pada tahun 1812, Prasasti Sangguran merupakan peninggalan kerajaan Mataram kuno yang dibawa oleh Kolonel Colin Mackenzie kepada Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, untuk dipersembahkan kepada Gubernur Jenderal Inggris di India Lord Minto, pada tahun 1812.

Prasasti tersebut sekarang berada di istana keluarga Lord Minto di Roxburghshire, Skotlandia.

Di sana, peninggalan sejarah asli Indonesia dikenal dengan nama Batu Minto.

Dilansir dari Kominfo.jatimprov.go.id Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, berencana merepatriasi atau memulangkannya ke tanah air. (*/vt)

Baca Lainnya

Pemkot Bekasi Apresiasi Kreativitas 900 Lansia

19 Juni 2026 - 00:03 WIB

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Pawai Meriah Malam 1 Muharram 1448 H

17 Juni 2026 - 08:12 WIB

Dinas Kebudayaan DKI Terima Audensi LKB, Bahas Ornamen Betawi

10 Juni 2026 - 00:08 WIB

Wayang Kulit, Gamelan, dan Saxophone Tampil Memukau di University of California Riverside

29 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kelenteng Tian Fu Gong, Gubernur Pramono: PIK 2 Bisa Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

19 Mei 2026 - 11:24 WIB

Trending di Seni & Budaya