MATRASNEWS, JAKARTA – Pemuda Kaum Betawi 1927 menyatakan dukungan penuh atas edaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melarang penggunaan kembang api dalam perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan Gubernur Pramono Anung, yang akrab disapa Bang Anung, dinilai selaras dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas.
Ketua Umum Pemuda Kaum Betawi 1927, Azis Khafia, menegaskan apresiasi tersebut saat dihubungi di Jakarta, Senin (9/12). Menurutnya, di tengah musibah yang melanda berbagai daerah, kemeriahan pesta kembang api dianggap tidak elok dan kurang empati.
“Saat saudara kita masih membutuhkan bantuan, tidak patut kita berhura-hura dengan cara yang jauh dari solidaritas,” ujar Azis.

Ia menambahkan, momen akhir tahun seharusnya menjadi waktu untuk introspeksi diri secara kolektif. “Nataru adalah momentum evaluasi: apa yang telah kita lakukan, adakah yang merugikan orang lain, dan bagaimana eksistensi kita bisa lebih bermanfaat ke depan,” paparnya.
Kebijakan tanpa kembang api ini, menurut Azis, justru mengajak publik merayakan pergantian tahun dengan refleksi dan niat memperbaiki diri, menciptakan tahun baru yang lebih bermanfaat bagi sesama.
Cek Berita lain di Google News












