Untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran, perusahaan terus memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap lembaga penyalur. Sepanjang Januari hingga 3 September 2026, Pertamina Patra Niaga telah memberikan pembinaan kepada lebih dari 900 SPBU di seluruh wilayah operasional.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menindak pelanggaran di lapangan. Jika terbukti terdapat pelanggaran, perusahaan akan memberikan sanksi yang berjenjang, mulai dari peringatan tertulis, skorsing, hingga pemutusan hubungan usaha. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendorong penindakan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi.
Selain pengawasan fisik, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan melalui pemanfaatan teknologi. Penggunaan QR Code Subsidi Tepat pada aplikasi MyPertamina menjadi salah satu instrumen untuk mendukung penyaluran BBM subsidi kepada masyarakat yang berhak. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.