MATRASNEWS, BEKASI – UPTD Puskesmas Jaka Mulya, Kota Bekasi, menjangkau sekitar 500 peserta melalui skrining Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini menyasar enam lokus dengan target total 600 peserta untuk mempercepat penemuan kasus TBC sejak dini.
Program tersebut menjadi upaya Puskesmas Jaka Mulya memperluas akses pemeriksaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penularan TBC.
Lima Wilayah Sudah Menjalani Skrining
Puskesmas Jaka Mulya telah melaksanakan skrining di lima wilayah, yakni RW 13, RW 15, RW 03, RW 02, dan RW 10. Satu lokus lainnya masih menunggu jadwal pelaksanaan.
Dari target 600 peserta, capaian sementara mencapai 500 orang atau 83,3 persen. Angka ini menunjukkan sebagian besar sasaran telah mengikuti kegiatan, meski petugas masih perlu menjangkau peserta di lokus terakhir.
Selain pemeriksaan, petugas memberikan edukasi tentang gejala TBC, pentingnya deteksi dini, serta cara mencegah penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Terduga TBC Mendapat Pemeriksaan Lanjutan
Kepala UPTD Puskesmas Jaka Mulya, Kartini Ekowati, SKM, S.ST, M.M., menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menemukan kasus TBC lebih awal.
Warga yang menunjukkan indikasi TBC diarahkan menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai indikasi medis. Petugas juga memberikan arahan mengenai pencegahan penularan dan penanganan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Melalui integrasi dengan program CKG, Puskesmas Jaka Mulya berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada warga. Masyarakat juga diimbau segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mengarah pada TBC.
Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan
Capaian 500 peserta menjadi langkah awal untuk memperluas penemuan kasus di wilayah kerja Puskesmas Jaka Mulya. Namun, keberhasilan skrining tidak hanya bergantung pada jumlah peserta, melainkan juga tindak lanjut terhadap warga yang terindikasi TBC.
Puskesmas Jaka Mulya berharap dukungan masyarakat dan pihak terkait dapat memperkuat upaya pencegahan penularan. Langkah tersebut sekaligus mendukung percepatan eliminasi TBC di Kota Bekasi. (*/spr)
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.