MATRASNEWS, JAKARTA – Menghadapi tekanan penurunan pendapatan akibat kenaikan harga bahan baku dan perubahan pola konsumen, pelaku industri jasaboga di Jawa Barat mencari terobosan. Merespons hal ini, Sasa Bumbu Kaldu menggelar forum kolaborasi “Ide Inovasi Bisnis Boga Tahun 2026” di Bandung, sebagai langkah konkret membangun ekosistem dukungan yang berkelanjutan.
Acara yang dihadiri lebih dari 100 pengusaha anggota Perhimpunan Penyedia Jasa Jasaboga Indonesia (PPJI) DPD Jawa Barat ini menampilkan ahli gastronomi Poltekpar NHI Bandung, Dr. Ayu Nurwitasari, yang membedah strategi bertahan di tengah persaingan ketat.
Sesi demo masak interaktif oleh Corporate Chef Sasa, Chef Ignatius Loyola, memperkenalkan keunggulan Sasa Bumbu Kaldu Ayam dan Sapi Kemasan Baru.
Produk dengan kemasan ekonomis 250 gram dan 1 kg ini diklaim terbuat dari daging pilihan, menawarkan cita rasa konsisten yang dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha kuliner.
Marketing Manager Sasa Bumbu Kaldu, Melati Gultom, menegaskan komitmen brand sebagai mitra pertumbuhan. “Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Sasa Bumbu Kaldu untuk tumbuh bersama pelaku industri, khususnya UMKM pangan olahan seperti bakso, nugget, dan dimsum. Kehadiran kami adalah langkah strategis mendukung daya saing mereka,” ujarnya.
Kolaborasi dengan PPJI Jawa Barat ini menjadi awal dari program berkelanjutan Sasa untuk mendorong inovasi dan akselerasi bisnis kuliner di seluruh Indonesia, menjawab dinamika tantangan industri pangan di tahun 2026.
Cek Berita lain di Google News











Komentar ditutup.