SE 2026 akan menghasilkan potret utuh sektor usaha, mulai dari perkembangan, persebaran, skala, hingga penggunaan tenaga kerja. Data ini menjadi instrumen kunci pemetaan kebutuhan keterampilan dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Pemetaan tersebut juga mengidentifikasi sektor dan wilayah dengan potensi serap tenaga kerja tinggi.
“Data ini memberi gambaran menyeluruh tentang perkembangan sektor usaha dan penggunaan tenaga kerja,” ujar Yassierli.
Hasil sensus akan menyelaraskan pelatihan vokasi dengan kebutuhan industri. Efektivitas penempatan tenaga kerja pun terdorong meningkat. Produktivitas yang naik akan memperkuat daya saing global dunia usaha dan pekerja Indonesia.
“SE ini untuk kita semua, Indonesia, dan anak cucu. Maju industrinya, sejahtera pekerjanya,” tegasnya.
Komentar ditutup.