Menu

Breaking News

News

Skema Pensiun PNS Mau Diubah Lagi, Iuran Bakal Dipotong?

badge-check

Skema Pensiun PNS Mau Diubah Lagi, Iuran Bakal Dipotong? Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Wacana perubahan skema pendanaan pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali mengemuka di awal 2026. Pemerintah disebut-sebut tengah mengkaji peralihan sistem dari skema pay as you go yang sepenuhnya ditanggung APBN ke skema baru berbasis iuran pasti atau fully funded.

Selama ini, pensiunan PNS mendapat manfaat pensiun yang langsung dibayarkan dari kas negara. Namun, beban belanja pensiun dinilai semakin berat seiring meningkatnya jumlah pensiunan. Pemerintah menilai jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengganggu keberlanjutan fiskal jangka panjang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa reformasi ini bertujuan menjaga kesehatan APBN tanpa mengurangi hak dasar pegawai.

“Tujuannya bukan memotong hak PNS, tapi memastikan kepastian pembayaran pensiun tetap terjaga di masa depan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dalam skema baru yang dirancang, PNS dan pemerintah akan sama-sama menyetorkan iuran bulanan yang dikelola PT Taspen (Persero). Nantinya, manfaat pensiun yang diterima berasal dari akumulasi iuran ditambah hasil pengembangan dana, bukan lagi bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

PT Taspen juga buka suara. Pihaknya memastikan bahwa perubahan skema tidak akan berdampak pada pensiunan yang sudah memasuki masa purna tugas. Besaran gaji pensiun bagi mereka tetap mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024.

Meski kabar yang beredar menyebut skema baru mulai efektif 1 Januari 2026, pemerintah belum merilis aturan teknis pelaksanaannya. Penerapan iuran pasti masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Karangasem Tahan Mantan Ketua LPD Klungah atas Korupsi Rp 2,7 Miliar

10 Sep 2026 - 00:27 WIB

Kejari Karangasem Tahan Mantan Ketua LPD Klungah atas Korupsi Rp 2,7 Miliar

Pimpinan DPRD Kota Bekasi Perkuat Sinergi dengan Kejari

10 Sep 2026 - 00:11 WIB

Pimpinan DPRD Kota Bekasi Perkuat Sinergi dengan Kejari

Ketua DPRD Kota Bekasi dan Pengadilan Perkuat Sinergi

10 Sep 2026 - 00:10 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi dan Pengadilan Perkuat Sinergi

BPPKB Banten Minta Metland Cibitung Evaluasi Bangunan Ruko

10 Sep 2026 - 00:01 WIB

BPPKB Banten Minta Metland Cibitung Evaluasi Bangunan Ruko

Defisit Anggaran Mengintai, DPRD Kota Bekasi Kebut Pengamanan BPJS PBI APBD

9 Sep 2026 - 17:29 WIB

Defisit Anggaran Mengintai, DPRD Kota Bekasi Kebut Pengamanan BPJS PBI APBD
Trending di News