Optimisme di Tengah Tantangan
Menanggapi paparan Guru Besar Studi Asia University of Melbourne, Profesor Vedi R. Hadiz, tentang dinamika reformasi, Rano mengajak masyarakat tetap optimistis. Ia mengutip filosofi Betawi, “Kalau jalan buntu jangan berhenti, cari gang, cari lorong”, sebagai metafora mencari solusi dari setiap persoalan.
“Jakarta adalah kota seribu gang. Melalui ruang-ruang kecil yang humanis, warga berinteraksi dan berdiskusi. Dari sanalah solusi pragmatis memajukan kota kerap lahir,” pungkasnya.

Kuliah umum turut dihadiri Anggota DPR RI sekaligus sejarawan Bonnie Triyana dan perwakilan berbagai organisasi. Diskusi berlangsung interaktif membahas demokrasi, pembangunan, dan masa depan reformasi di Indonesia.
Dukung Seni Kontemporer
Usai kuliah umum, Rano meninjau Pameran Seni Kolaboratif “EVANESCENCE” di Galeri Cipta 1 TIM. Peninjauan itu menjadi wujud dukungan Pemprov terhadap perkembangan seni rupa kontemporer sekaligus memperkuat fungsi TIM sebagai ruang kreativitas dan interaksi budaya terbuka bagi masyarakat.
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.