Menu

Mode Gelap
BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar BYD dan VinFast Rekrut 616 Tenaga Kerja Asal Subang Zulkifli Hasan Sosialisasi Program Nasional di SMAN 5 Kota Bekasi Pemerintah Rekrut 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus BUMN Kontrak Jangan Boros untuk Pesta Nikah, Beli Rumah Lebih Prioritas Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Bawa Laptop dan Nostalgia

Info Akademia

1.200 Guru SMK dan Lembaga Kursus Ikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi

badge-check


					1.200 Guru SMK dan Lembaga Kursus Ikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Perbesar

Matras News, Jakarta – Sebanyak lebih dari 1.200 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dari seluruh Indonesia mengikuti Program Peningkatan Kompetensi dan Panen Hasil Inovasi, yang dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Depok.

Kegiatan itu juga dilaksanakan serentak di tujuh balai vokasi lainnya di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikdasmen, baik secara luring maupun daring.

Menteri Mu’ti menekankan bahwa peningkatan kualitas guru vokasi adalah langkah strategis dalam menjawab tantangan dunia kerja yang terus berubah. “Program ini akan meningkatkan produktivitas kerja guru dan daya saing mereka, agar sejalan dengan kebutuhan industri yang dinamis,” ujar Menteri Mu’ti pada, Selasa 22 April 2025.

Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi profesional kejuruan, pedagogik, dan soft skills para pengajar, sehingga lulusan SMK dan LKP dapat memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.

Menteri Mu’ti juga mengingatkan pentingnya membekali peserta didik tidak hanya dengan keterampilan teknis, tetapi juga soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, dan adaptabilitas.

“Kita butuh pengajar yang mampu menjadi fasilitator pembelajaran menyeluruh—tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tapi juga membentuk karakter,” katanya.

Dalam kegiatan ini, tiga laboratorium baru juga diresmikan:

  • Laboratorium Praktik Busana
  • Laboratorium Praktik Pastri
  • Laboratorium Praktik Kecantikan

Fasilitas ini akan menjadi pusat pembelajaran terapan yang memperkuat kemampuan guru dan instruktur dalam mencetak tenaga kerja siap pakai yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia usaha (IDUKA).

Kegiatan ini juga menjadi ajang “panen inovasi” dari para guru dan instruktur yang memamerkan hasil-hasil karya kreatif mereka. Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap semangat para pendidik vokasi. “Saya yakin, dari kualitas SMK hari ini, Indonesia Emas 2045 bukan mimpi,” tegasnya.

Menteri juga berdialog langsung dengan para peserta dari berbagai daerah, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembelajaran vokasi yang lebih adaptif, kreatif, dan kolaboratif.

Baca Lainnya

Mutiara Faiza Siswi MAN Insan Cendekia Tembus 7 Kampus Dunia, Dapat Beasiswa 80 Persen ke Jepang

14 April 2026 - 00:01 WIB

Anies Baswedan: Pendidikan Tinggi Tidak Boleh Hanya Berorientasi pada Kecakapan Teknis

13 April 2026 - 01:17 WIB

Anies Baswedan Pendidikan Tinggi Tidak Boleh Hanya Berorientasi Pada Kecakapan Teknis

AYIMUN 2026 Digelar di Kota Bekasi, Semangat Kolaborasi dan Kepemudaan

13 April 2026 - 01:14 WIB

AYIMUN 2026 Digelar di Kota Bekasi, Semangat Kolaborasi dan Kepemudaan

SMAN 1 Klaten Wakili Jateng di LCC MPR Tingkat Nasional

13 April 2026 - 00:38 WIB

Hasil Sementara TKA SMP: Mirip dengan SMA, Numerasi Jadi Sorotan

13 April 2026 - 00:01 WIB

Trending di Info Akademia