MATRASNEWS, CIKARANG – Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus eks Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan, menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh hanya berorientasi pada kecakapan teknis. Integrasi antara karakter, kompetensi, dan teknologi menjadi kunci utama mencetak lulusan yang dapat dipercaya.
Hal itu disampaikan Anies dalam talkshow “Integritas Karakter, Kompetensi, dan Teknologi dalam Pendidikan di Indonesia” di rangkaian Open House Kampus Cikarang, District 1 Meikarta, Rabu (1/4).
“Karakter memberi arah, kompetensi memberi daya, teknologi memberi jangkauan. Ketiganya harus menyatu,” ujar Anies.
Ia mengingatkan, berbagai kerusakan sosial kerap dilakukan oleh orang terdidik yang cakap teknis namun kehilangan kompas moral. “Dokumen ditulis rapi, teknologi dipakai lihai, tetapi bisa diarahkan untuk menutup-nutupi dan mengakali aturan.”











