MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa hasil awal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP menunjukkan capaian yang tidak jauh berbeda dengan hasil TKA SMA sebelumnya. Temuan ini menjadi sinyal bahwa persoalan kemampuan dasar siswa, terutama numerasi, masih belum teratasi secara tuntas.
Pelaksanaan TKA SMP masih berlangsung di sejumlah sekolah hingga pertengahan April 2026, sehingga data yang tersedia bersifat sementara. Meski demikian, capaian awal memperlihatkan bahwa kemampuan matematika siswa menjadi titik kritis yang memerlukan perhatian serius.
“Kondisi ini adalah peringatan bagi kita semua untuk segera meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangannya.
Pemerintah menilai bahwa pola hasil TKA SMP memiliki kemiripan dengan capaian Indonesia dalam tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA).
Skor literasi dan numerasi yang masih rendah mengindikasikan bahwa perbaikan fundamental dalam membaca, menulis, dan berhitung harus menjadi prioritas utama dalam sistem pendidikan nasional.











