Menu

Mode Gelap
KCIC Hadirkan Promo Ramadan, Tarif Whoosh Flat Rp200 Ribu untuk Rombongan Rektor UI Tegaskan Masuk Kampus Tak Cukup Bermodal Kaya, Hanya 1 Persen yang Diterima Universitas Paramadina: Pasar Modal Indonesia Butuh Reformasi Tata Kelola Duka Mendalam BKSDA Aceh Terkait Musibah Warga Meninggal Akibat Interaksi Negatif Manusia dan Gajah di Bener Meriah ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan di Tengah Tantangan Literasi Keuangan Mahasiswa Gegara Truk Besar Lewat Jalan Caringin Kota Bekasi Rusak Parah

Seni & Budaya

Konser Slendhang Biru Tak Pernah Usai, Melestarikan Karya Seniman Terdahulu

badge-check


					Konser Slendhang Biru Tak Pernah Usai, Melestarikan Karya Seniman Terdahulu Perbesar

Matras News – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media bersama Gondrong Gunarto menggelar konser ‘Sléndhang Biru Tak Pernah Usai’ di Benteng Pendhem Van Den Bosch, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (9/9).

Selain untuk menghomarti dan membumikan kembali karya-karya Ki Nartosabdho, konser ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan karya-karya agung gending Karawitan Jawa di  masyarakat yang lebih luas dan lintas generasi agar bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, menuturkan bahwa konser ini menjadi wadah yang sangat baik dalam menarasikan kembali karya-karya seniman terdahulu, salah satunya karya Ki Nartosabdho.

“Konser ini menjadi bukti bagaimana generasi masa kini berupaya untuk terus mengingat dan memelihara karya-karya seniman terdahulu termasuk karya musik, yang kemudian diaransemen ulang dengan cara, gaya, serta pendekatan masa kini seperti yang dilakukan oleh Gondrong Gunarto.

Kami (Kemendikbudristek) akan terus mendukung berbagai upaya tersebut dalam menjaga kelestarian kesenian maupun kebudayaan Indonesia,” ujar Mahendra.

Sementara itu, sang komposer, Gondrong Gunarto, menyampaikan bahwa ia mencoba menawarkan sesuatu yang baru bagi generasi muda Indonesia. “Dengan suka cita kami menyambut teman-teman yang hadir malam ini lewat gendhing-gendhing karya Ki Nartosabdho dalam balutan musik kekinian,” ungkapnya.

Gondrong Gunarto adalah seorang komposer gamelan yang memadukan klasik musik gamelan dan musik pop modern dengan tetap mempertahankan sisi tradisional gamelan. Pertunjukan ini diselenggarakan sebagai penghormatan Ki Nartosabdho serta mendekatkan gending-gending karawitan pada pendengar generasi muda.

“Garapan ‘Slendang Biru Tak Pernah Usai’ ini menggunakan musikal yang aktual, sehingga dapat diterima oleh generasi muda,” ucap Gunarto.  

Kesuksesan Gondrong Gunarto membaca ulang karya-karya Ki Nartsabdho dalam konser “Slendhang Biru Tak Pernah Usai” di Chanel Youtube Budaya Saya pada 28-29 Mei 2022 memantik gagasan untuk memproduksi pertunjukan secara luring dengan skala yang lebih besar.

Skala yang lebih besar dari pertunjukan tersebut ditandai oleh integrasi profesional lintas disiplin seni, yakni musik (orkestra dan gamelan), dan media baru.

Di samping itu, pada konser ini, Kemendikbudristek besama Gondrong Gunarto mengajak sejumlah artis muda untuk bersama melakukan penghormatan terhadap Ki Nartosabdho melalui karya-karyanya serta mengenal keindahan Seni Karawitan Indonesia melalui perwujudan penggabungan unsur musik dan multimedia.  Artis muda yang hadir pada konser ini adalah Kunto Aji, Fanny Soegi, dan Imoeng Mulyadi (Tresnawara Chamber Orcesthra).

Sepuluh lagu karya terbaik Ki Nartosabdho yang turut melengkapi kemeriahan konser Sléndhang Biru Tak Pernah Usai’ adalah Lesung Jumengglung, Mawar Kuning, Ibu Pertiwi, Iki Saputanganmu, Adja Dipleroki, Slèndang Biru, Santi Mulya, Sarung Jagung, Adja Lamis, dan Dara Muluk.

Lokasi Benteng Pendhem Van Den Bosch dipilih karena tempat ini merupakan tempat bersejarah bagi Kota Ngawi dan akan segera dibuka sebagai cagar budaya andalan Kota Ngawi. (*/hr)

Baca Lainnya

YBUIS dan IPTI Jabar Kolaborasi Rayakan Imlek Bersama Individu Spesial

16 Februari 2026 - 02:46 WIB

YBUIS dan IPTI Jabar Kolaborasi Rayakan Imlek Bersama Individu Spesial

Max Havelaar, Saijah dan Adinda, Oleh: Tammat R. Talaohu Waketum Koordinasi Perekonomian Kadin Maluku

21 Januari 2026 - 15:01 WIB

Max Havelaar, Saijah dan Adinda, Oleh Tammat R. Talaohu Waketum Koordinasi Perekonomian Kadin Maluku

Pemuda Kaum Betawi Apresiasi Kebijakan Gubernur Jakarta Larang Kembang Api

28 Desember 2025 - 14:13 WIB

IMG 20251225 WA0021

Gebyar Seni Budaya Betawi Pukau Penonton dengan Komedi Legendaris Buaya Buntung

23 Desember 2025 - 12:36 WIB

IMG 20251223 WA0001

Pemerintah Tetapkan 514 Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2025

18 Desember 2025 - 00:08 WIB

Pemerintah Tetapkan 514 Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2025
Trending di Seni & Budaya
error: Matras News