Menu

Mode Gelap
Swiss-Belhotel International Rebranding Swiss-Belhotel Karawang Jadi Hotel Kelas Atas Shankee Suites Sudirman Hadirkan Buffet Ramadan ala Nusantara dan Timur Tengah KCIC Hadirkan Promo Ramadan, Tarif Whoosh Flat Rp200 Ribu untuk Rombongan Rektor UI Tegaskan Masuk Kampus Tak Cukup Bermodal Kaya, Hanya 1 Persen yang Diterima Universitas Paramadina: Pasar Modal Indonesia Butuh Reformasi Tata Kelola Duka Mendalam BKSDA Aceh Terkait Musibah Warga Meninggal Akibat Interaksi Negatif Manusia dan Gajah di Bener Meriah

Bisnis

Mengapa Properti Masih Jadi Investasi Terbaik di 2025?

badge-check


					Mengapa Properti Masih Jadi Investasi Terbaik di 2025? Perbesar

Matras News, Bekasi – Di tengah ketidakpastian pasar global dan fluktuasi instrumen investasi seperti saham dan cryptocurrency, properti tetap menjadi pilihan utama bagi investor.

Perkiraan pasar properti hunian di Indonesia menunjukkan bahwa harga properti di Indonesia naik tipis rata-rata 0,4% per tahun, lebih stabil dibandingkan aset volatil lainnya. Lantas, apa yang membuat properti tetap andal di 2025?

  1. Inflasi & Stabilitas Nilai Aset

Properti dikenal sebagai inflation hedge (lindung nilai inflasi). Ketika harga barang naik, nilai tanah dan bangunan cenderung mengikuti, bahkan melampaui inflasi.

Investor melihat properti sebagai aset nyata yang tidak mudah tergerus inflasi seperti uang tunai atau obligasi

  1. Pertumbuhan Urbanisasi & Kebutuhan Hunian

Peningkatan populasi urban, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bekasi, dan Surabaya, terus mendorong permintaan properti. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa 70% generasi milenial berencana membeli rumah dalam 5 tahun ke depan.

Pasar middle-up di kawasan penyangga Jakarta seperti Bekasi dan Depok masih sangat panas. Harga terjangkau dengan potensi kenaikan tinggi.

  1. Insentif Pemerintah & Kebijakan Properti

Pemerintah terus mendorong sektor properti melalui program seperti KPR Bersubsidi, PPnBM 0%, dan relaksasi aturan bagi developer. Di 2025, Kementerian PUPR juga fokus pada pembangunan infrastruktur seperti kereta cepat Jakarta-Bandung fase kedua dan tol dalam kota, yang meningkatkan nilai properti di sekitarnya.

  1. Diversifikasi Investasi dengan Sewa & Capital Gain

Berbeda dengan saham yang bergantung pada pasar, properti memberikan dua keuntungan sekaligus:

Pendapatan sewa (terutama apartemen & ruko di lokasi strategis).

Capital gain dari kenaikan harga jual.

Di segmen residensial, properti di kawasan industri seperti Cikarang dan Karawang masih menawarkan ROI 7-10% per tahun.

  1. Teknologi Properti (PropTech) yang Meningkat

Perkembangan PropTech (Property Technology) mempermudah transaksi dan manajemen properti. Platform seperti Rumah123, OLX Properti, dan aplikasi crowdfunding properti memungkinkan investasi dengan modal kecil.

Properti Tetap Raja di 2025

Meski ada alternatif seperti emas atau reksadana, properti tetap unggul karena kestabilan, kebutuhan dasar manusia, dan dukungan kebijakan. Bagi pemula, ahli menyarankan memulai dari rumah subsidi atau tanah kavling di daerah berkembang.

Jangan hanya lihat harga, tapi juga future demand-nya. Lokasi adalah kunci.

 

Baca Lainnya

KCIC Hadirkan Promo Ramadan, Tarif Whoosh Flat Rp200 Ribu untuk Rombongan

23 Februari 2026 - 02:09 WIB

KCIC Hadirkan Promo Ramadan, Tarif Whoosh Flat Rp200 Ribu untuk Rombongan

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan di Tengah Tantangan Literasi Keuangan Mahasiswa

23 Februari 2026 - 01:33 WIB

ShopeePay dan SeaBank Apresiasi 36 Agen Perubahan di Tengah Tantangan Literasi Keuangan Mahasiswa

SMARTFREN Luncurkan Rangkaian Promo dan Program Digital

22 Februari 2026 - 00:07 WIB

smartfren 1

Gaya Hidup Jalan dan Uang Tetap Aman Jadi Cara Anak Muda Mengelola Keuangan di 2026

16 Februari 2026 - 02:15 WIB

Gaya Hidup Jalan dan Uang Tetap Aman Jadi Cara Anak Muda Mengelola Keuangan di 2026

PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong Untuk Hadirkan Solusi Energi Rendah Emisi Berbasis Panas Bumi

16 Februari 2026 - 02:00 WIB

PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong Untuk Hadirkan Solusi Energi Rendah Emisi Berbasis Panas Bumi
Trending di Bisnis
error: Matras News