Menu ✖

Breaking News

Bisnis

Gaya Hidup Jalan dan Uang Tetap Aman Jadi Cara Anak Muda Mengelola Keuangan di 2026

badge-check

FOTO: Tren ini tercermin dari rata-rata transaksi harian di Seabank yang tercatat lebih dari 10 juta transaksi per hari. Perbesar

FOTO: Tren ini tercermin dari rata-rata transaksi harian di Seabank yang tercatat lebih dari 10 juta transaksi per hari.

MATRASNEWS, JAKARTA – Ngopi sepulang kerja, langganan platform hiburan, belanja daring, hingga transaksi harian lewat ponsel kini seperti jadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak muda Indonesia. Gaya hidup yang serba cepat dan praktis ini berjalan beriringan dengan pesatnya adopsi layanan keuangan digital.

Aktivitas seperti langganan platform hiburan, belanja daring, sampai transaksi harian, di mana hampir seluruh aktivitas keuangan dapat dilakukan hanya dalam beberapa sentuhan layar.

Di tengah arus transaksi yang kian aktif tersebut, tantangan anak muda bukan lagi sekadar menahan konsumsi, melainkan mengelola uang secara lebih sadar agar gaya hidup tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan jangka menengah dan panjang.

“Anak muda hari ini sangat aktif dan produktif. Tantangannya bukan sekedar menahan konsumsi, melainkan mengelola uang dengan lebih sadar dan terencana,” kata Direktur Keuangan SeaBank Indonesia, Lindawati Octaviani, dalam siaran pers SeaBank, 13 Februari 2026.

“Dengan pengelolaan yang tepat, gaya hidup bisa tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan,” sambung Lindawati Octaviani.

Secara nasional, kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen.

Angka ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memahami produk dan layanan keuangan. Namun, peningkatan literasi perlu diiringi dengan praktik pengelolaan keuangan yang konsisten, terutama di kalangan generasi muda yang aktif bertransaksi secara digital.

Kemudahan transaksi digital memang memberi ruang bagi anak muda untuk menikmati hidup dengan lebih fleksibel. Namun, di balik kenyamanan tersebut, pengelolaan keuangan jangka menengah kerap menjadi tantangan tersendiri. Fokus pada kebutuhan harian dan gaya hidup sering kali membuat perencanaan keuangan ke depan berjalan tanpa disadari.

Keseharian ini tercermin dari kebiasaan banyak anak muda yang mengandalkan satu rekening utama untuk berbagai kebutuhan, dari transaksi rutin hingga hiburan. Tanpa pemisahan dana yang jelas, arus pengeluaran harian berpotensi menyisakan ruang yang semakin sempit bagi simpanan yang lebih terencana.

“Pemisahan rekening untuk kebutuhan harian dan simpanan jangka menengah bisa membantu anak muda menata keuangan tanpa harus mengorbankan gaya hidup,” ungkap Lindawati.

Menurutnya, tabungan digital berperan sebagai pusat kendali transaksi harian, sedangkan simpanan berjangka seperti deposito dapat menjadi alat bantu disiplin finansial karena dana tidak mudah dicairkan secara spontan. Pendekatan ini sejalan dengan cara Gen Z dan Milenial yang memanfaatkan bank digital sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Kemudahan, kecepatan, dan transparansi menjadi alasan utama bank digital semakin lekat dengan keseharian mereka. Tren ini tercermin dari rata-rata transaksi harian di Seabank yang tercatat lebih dari 10 juta transaksi per hari.

Untuk dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat, deposito digital mulai dipandang sebagai pilihan yang relevan untuk menjaga keseimbangan antara menikmati hidup hari ini dan menyiapkan kebutuhan esok. Selain menawarkan imbal hasil yang stabil, karakter deposito yang berjangka membantu menahan dorongan konsumsi impulsif di tengah derasnya transaksi digital.

“Deposito digital kami lihat bukan hanya sebagai produk simpanan, tetapi juga alat bantu membangun kebiasaan finansial yang sehat. Ini cocok bagi anak muda yang ingin tetap menikmati hidup, sambil memastikan sebagian uangnya bekerja dengan aman,” pungkas Lindawati.

Di balik kemudahan dan kepraktisan layanan digital, aspek keamanan tetap menjadi fondasi utama. SeaBank beroperasi sebagai bank yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta berada dalam pengawasan Bank Indonesia.

Pada akhirnya, gaya hidup modern tidak harus menjadi musuh keuangan. Dengan pendekatan yang lebih sadar dan terencana, anak muda dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir, sambil menyiapkan fondasi keuangan yang lebih stabil untuk masa depan.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Aktivitas KA Antarkota di Stasiun Bekasi Tumbuh 9,76 Persen

4 Nov 2026 - 00:07 WIB

Aktivitas KA Antarkota di Stasiun Bekasi Tumbuh 9,76 Persen

Perkuat Jakarta Sebagai Kota Sinema, Gandeng Industri Film Amerika

4 Nov 2026 - 00:05 WIB

Perkuat Jakarta Sebagai Kota Sinema, Gandeng Industri Film Amerika

DAMRI Gandeng RSPP, Perkuat Layanan Kesehatan Pekerja

3 Nov 2026 - 01:19 WIB

DAMRI Gandeng RSPP, Perkuat Layanan Kesehatan Pekerja

KAI Wisata Tawarkan Promo November’s Calling, Tiket Panoramic dan Priority Mulai Rp350 Ribu

2 Nov 2026 - 00:06 WIB

KAI Wisata Tawarkan Promo November’s Calling, Tiket Panoramic dan Priority Mulai Rp350 Ribu

Z Zurich Foundation bersama UNICEF Dorong Generasi Muda Bangun Hubungan yang Bermakna

1 Nov 2026 - 03:37 WIB

Z Zurich Foundation bersama UNICEF Dorong Generasi Muda Bangun Hubungan yang Bermakna
Trending di Bisnis