Menu

Mode Gelap
Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Easter Playtime Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasi Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut Keseruan 60 Seconds to Seoul K-Pop Noraebang di Aston Imperial Bekasi

Bisnis

PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong Untuk Hadirkan Solusi Energi Rendah Emisi Berbasis Panas Bumi

badge-check


					FOTO: PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong Untuk Hadirkan Solusi Energi Rendah Emisi Berbasis Panas Bumi Perbesar

FOTO: PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong Untuk Hadirkan Solusi Energi Rendah Emisi Berbasis Panas Bumi

MATRASNEWS, JAKARTA –  PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat perannya sebagai world leading geothermal producer company lewat dukungan pada inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong. Dukungan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Kick Off ESG Initiative Green Terminal Tanjung Sekong di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten, 11 Februari 2026.

Keterlibatan ini menegaskan kontribusi PGE dalam menghadirkan solusi energi rendah emisi berbasis panas bumi untuk mendukung keberlanjutan operasional infrastruktur energi strategis nasional.
Dalam inisiatif ini, PGE berkontribusi melalui pengembangan green hydrogen berbasis panas bumi yang bersumber dari Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Ulubelu, Lampung.

Green hydrogen tersebut dikembangkan sebagai bagian dari pilot project dan diarahkan untuk mendukung sistem pembangkit listrik rendah karbon di Terminal Tanjung Sekong, dengan target peningkatan porsi pemanfaatan listrik rendah karbon hingga mencapai sekitar 25 persen dari kebutuhan listrik operasional terminal secara bertahap.

Acara Kick Off ESG Initiative, Green Terminal Tanjung Sekong dihadiri oleh jajaran pimpinan Pertamina Group.

Ada Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal Bayu Prostiyono, Direktur Operasi PT Pertamina Energy Terminal Rangga Raditya, Direktur Perencanaan Bisnis PT Pertamina International Shipping Eka Suhendra, Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho, serta jajaran manajemen dan perwira Pertamina Group.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani menyampaikan bahwa keterlibatan PGE dalam inisiatif ini merupakan langkah konkret integrasi energi panas bumi ke dalam rantai nilai hilir sektor energi.

“PGE memiliki peran strategis dalam mendukung transisi energi melalui pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi bersih yang andal dan berkelanjutan,” ucap Ahmad Yani dalam keterangan resminya,

“Melalui pengembangan green hydrogen berbasis panas bumi, kami mendorong pemanfaatan end-to-end panas bumi tidak hanya untuk penyediaan listrik, tetapi juga untuk menciptakan nilai tambah dan mendukung penerapan energi rendah karbon pada fasilitas energi strategis,” sambungnya.

Integrasi panas bumi ke dalam ekosistem operasional terminal ini menjadi bagian dari sinergi lintas entitas di lingkungan Pertamina Group dalam mendukung agenda dekarbonisasi serta menurunkan emisi yang berasal dari penggunaan listrik untuk kegiatan operasional terminal.

Inisiatif ini juga mencerminkan pengembangan model pemanfaatan energi terbarukan yang dapat diterapkan pada fasilitas energi strategis lainnya.

Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu terminal LPG terbesar di Indonesia yang dikelola oleh PT Pertamina Energy Terminal (PET). Dengan kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton (MT) dan kemampuan melayani kapal hingga 65.000 deadweight tonnage (DWT), terminal ini memasok sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional dan berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga.

Melalui dukungan terhadap Green Terminal Tanjung Sekong, PGE menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pemanfaatan panas bumi secara end-to-end, termasuk inovasi produk turunan seperti green hydrogen, guna mendukung agenda transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Baca Lainnya

Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasi Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat

21 April 2026 - 00:12 WIB

Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut

20 April 2026 - 20:15 WIB

APNI: Kepmen ESDM 144/2026 Ubah Peta Jalan Nikel Indonesia

20 April 2026 - 00:40 WIB

Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh

17 April 2026 - 00:05 WIB

Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti

17 April 2026 - 00:02 WIB

Trending di Bisnis