Menurut Wagub, para finalis perlu memahami sejarah, perkembangan, dan arah pembangunan Jakarta yang tengah bertransformasi menjadi kota global. Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting saat memperkenalkan Jakarta kepada masyarakat dunia.
“Di situlah tugas kalian untuk memperkenalkan apa itu Jakarta. Dari nomor 74 sekarang Jakarta menjadi nomor 71 dari Global Cities Index. Saya yakin kita akan mencapai sekitar peringkat 65 kota global,” ujarnya.
Wagub Rano berharap para finalis dapat menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Jakarta.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan, proses seleksi tahun ini dirancang untuk menjaring pemuda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi dan penampilan yang baik, tetapi juga memahami pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Tahun ini kami tidak hanya mencari sosok yang mampu menjadi wajah Jakarta, tetapi juga pemuda yang mampu menjadi penggerak, pencipta gagasan, dan terus mengembangkan Jakarta sebagai kota global,” terangnya.
Menurut Andhika, penilaian terhadap 18 pasang finalis dilakukan oleh dewan juri lintas disiplin dengan sejumlah indikator, antara lain pengetahuan tentang Jakarta, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pola pikir global dan kreatif, serta kemampuan berkolaborasi dan menghadirkan solusi.
“Melalui kriteria tersebut, kami berharap Abang None Jakarta menjadi representasi generasi baru yang mampu membawa semangat Jakarta sebagai kota global,” tutupnya.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.