MATRASNEWS, BEKASI — Kader Partai Golkar Hendi Z Aripin mendukung penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi. Ia meminta seluruh kader mengikuti keputusan partai dan kembali fokus menjalankan kerja organisasi.
Hendi menyampaikan sikap tersebut kepada awak media pada Kamis, 1 Oktober 2026. Menurut dia, mekanisme Plt merupakan bagian dari dinamika internal partai sepanjang mengikuti ketentuan organisasi.
Dorong Konsolidasi
Hendi menilai penunjukan Plt dapat menjadi momentum untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah. Ia juga meminta kader tidak larut dalam perbedaan sikap yang muncul setelah keputusan organisasi.
“Sebagai kader, kita harus tegak lurus terhadap keputusan partai. Saatnya seluruh kader kembali fokus pada kerja organisasi,” kata Hendi.
Pernyataan itu muncul di tengah dinamika internal Partai Golkar Kota Bekasi. Polemik terkait posisi Ketua PK Medan Satria sebelumnya mencuat setelah Suryo Harjo menyatakan telah mencabut surat pengunduran dirinya. Pada saat yang sama, muncul informasi mengenai agenda penunjukan Plt Ketua PK.
Fokus hingga Tingkat Kelurahan
Hendi mengatakan konsolidasi tidak cukup berhenti di tingkat kecamatan. Menurut dia, penguatan komunikasi perlu diteruskan hingga pengurus kelurahan agar struktur organisasi tetap berjalan.
“Plt yang sudah ditunjuk harus didukung untuk menjalankan tugas dan melakukan konsolidasi sampai ke bawah,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah Ketua Pimpinan Kelurahan Golkar di Medan Satria menyatakan keberatan terhadap proses penunjukan Plt. Mereka meminta DPD Partai Golkar Kota Bekasi membuka kembali kronologi persoalan dan memastikan setiap keputusan mengikuti mekanisme organisasi.
Hendi berharap perbedaan pandangan tersebut tidak mengganggu aktivitas organisasi. Ia menekankan pentingnya komunikasi internal dan kepentingan partai dalam menghadapi agenda organisasi berikutnya.
“Yang penting sekarang seluruh kader kembali solid dan bersama-sama membesarkan Partai Golkar,” kata Hendi.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.