MATRASNEWS, BEKASI — Program Gebrak Pasar (Gerakan Belanja ke Pasar) di Pasar Baru Bekasi mencatat transaksi Rp129.906.350 pada Jumat. Kegiatan ini melibatkan 869 aparatur sipil negara (ASN) dari 44 organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Dorong Perputaran Ekonomi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mendorong masyarakat dan ASN kembali berbelanja di pasar rakyat. Menurut dia, aktivitas belanja langsung memberi ruang bagi pedagang dan pelaku UMKM untuk meningkatkan perputaran ekonomi.
“Kita ingin membangun kebiasaan baru, agar belanja kebutuhan sehari-hari juga dilakukan di pasar rakyat,” kata Tri.
Ia menilai Gebrak Pasar tidak berhenti pada transaksi satu hari. Pemerintah Kota Bekasi berencana mengembangkan kegiatan serupa ke sejumlah pasar lain.
Berlanjut ke Pasar Bantargebang
Tri mengatakan Pasar Bantargebang menjadi salah satu lokasi berikutnya yang masuk rencana kegiatan pada bulan depan. Pemerintah berharap pola tersebut memperluas manfaat ekonomi bagi pedagang di berbagai wilayah Kota Bekasi.
Kegiatan di Pasar Baru Bekasi melibatkan perangkat daerah, badan daerah, dinas teknis, kecamatan, hingga kelurahan. Partisipasi tersebut membuat pasar rakyat menjadi ruang pertemuan antara aktivitas pemerintahan dan ekonomi masyarakat.
Dengan transaksi mencapai Rp129,9 juta, Gebrak Pasar menunjukkan besarnya aktivitas belanja yang tercipta dari keterlibatan ASN. Pemerintah Kota Bekasi selanjutnya menghadapi tantangan untuk menjaga agar aktivitas tersebut berkembang menjadi kebiasaan belanja masyarakat secara berkelanjutan.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.