Menu

Mode Gelap
Kasus Dugaan Penganiayaan di Jatiasih Mandek, Korban Minta ABH Direalisasikan Menikmati Senja Rasa di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City KPK: Biaya Tangani Koruptor Besar Untuk Makan dan Seragam Nonton myBCA International Java Jazz Festival 2026 dapat Layanan Shuttle Gratis Menko Muhaimin Dukung Atlet Disabilitas Intelektual Lewat SOIna PT Puradelta Lestari Targetkan Pra penjualan Rp2,08 Triliun di 2026

Bisnis

Anak Muda Promosikan Perhiasan Mutiara & Perak Indonesia di India

badge-check


					Anak Muda Promosikan Perhiasan Mutiara & Perak Indonesia di India Perbesar

Menurut Miftah, keikutsertaan pelaku usaha perhiasan Indonesia di pameran ini diharapkan menjadi pintu pembuka yang lebih lebar lagi bagi produk Indonesia memasuki pasar India yang terus tumbuh dan berkembang. “Melalui pameran ini, kami berharap dapat terjalin kontrak dagang dengan mitra dagang potensial di kawasan Asia Selatan, khususnya di India,” tuturnya.

Kepala ITPC Chennai-India, Nugroho Priyo Pratomo menjelaskan, International 15th Jewellery and Gem Hyderabad 2023 merupakan pameran internasional perhiasan, permata, dan mutiara tahunan terbesar di India berkonsep bisnis ke bisnis (B to B) yang diselenggarakan Informa Market.

Pameran menampilkan produk perhiasan, permata, dan mutiara yang berkaitan dengan perhiasan, fesyen, dan gaya hidup. Pameran ini dihadiri para desainer, produsen, penjual grosir, importir, dan eksportir dari seluruh India.

Pameran terbagi ke dalam tujuh zona utama, yaitu Gold and Platinum Jewellery, Studded Jewellery, Diamond Jewellery, Gemstone & Pearl Jewellery, Silver Jewellery, Precious & Semi Precious Metals and Stones dan Equipment & Material, Packaging, Machineries and Technology. Sedangkan Paviliun Indonesia berada pada zona Gemstone & Pearl Jewellery dan Silver Jewellery dan mengusung tema “The Beauty of Indonesia’s Pearl and Silver Jewellery”.

Selama pameran berlangsung, lanjut Nugroho, total pengunjung yang hadir mencapai lebih dari 8.000 pengunjung dan diikuti 250 peserta pameran dari berbagai kota di India. “Para pengunjung yang datang ke Paviliun Indonesia sangat antusias dengan produk perhiasan mutiara Lombok, baik yang berupa perhiasan maupun aksesori mutiara.

Aksesori yang terbuat dari jenitri juga menjadi daya pikat tersendiri. Ini karena buah jenitri dikenal sebagai ‘rudraksha’ yang dijadikan aksesori sakral dan dipakai umat Hindu di India. Selain itu, produk silver sterling Indonesia juga mendapatkan apresiasi dari pengunjung,” tambah Nugroho.

Berdasarkan data dari kajian Ikon Marketing Consultant, pada 2023, pasar perhiasan di India diperkirakan mencapai USD 80,84 miliar. Nilai ini naik 5,60 persen dari tahun 2020 yang mencapai USD 68 miliar. Sementara itu, pada 2022, nilai ekspor produk perhiasan Indonesia ke India sebesar USD 1,4 juta dengan kenaikan tren 8,4 persen di lima tahun terakhir.

“Produk-produk perhiasan Indonesia berpeluang sangat besar untuk ditingkatkan pangsa pasarnya di India, khususnya dengan prediksi pertumbuhan populasi kelas menengah di India tahun 2025 yang mencapai 55 persen dari total populasi. Angka ini akan berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan pasar perhiasan di India,” pungkas Nugroho. (*)

Baca Lainnya

PT Puradelta Lestari Targetkan Pra penjualan Rp2,08 Triliun di 2026

12 Mei 2026 - 00:07 WIB

Edamame Premium Siswa SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor

11 Mei 2026 - 00:10 WIB

Sentinel Tech Raih Penghargaan di ITTA 2025

11 Mei 2026 - 00:03 WIB

AMKI Jaya Bakal Gelar BUMD Awards 2026

11 Mei 2026 - 00:02 WIB

Heryanto Resmi Pimpin AMKI Jakarta, Perkuat Sinergi Media Konvergensi

XLSMART for BUSINESS Mendukung Transformasi Digital

10 Mei 2026 - 00:07 WIB

Trending di Bisnis