MATRASNEWS, JAKARTA – Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan melumpuhkan jadwal penerbangan di sejumlah bandara. Paling parah, Bandara Singkawang (SKJ) di Kalimantan Barat dan Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, terdampak signifikan akibat jarak pandang yang anjlok di bawah batas aman. Total ada 1.990 penumpang yang terdampak pembatalan dan penundaan penerbangan oleh maskapai TransNusa, Super Air Jet, dan NAM Air pada 16-19 Agustus 2026.
Asap tebal membuat jarak pandang di Bandara Singkawang terus berfluktuasi pada pekan ketiga Agustus 2026. Pada 16 Agustus, jarak pandang tercatat 3.000 meter, kemudian memburuk menjadi 2.000 meter pada 18 Agustus; dan membaik tipis menjadi 2.500 meter keesokan harinya. Penurunan visibilitas ini memaksa maskapai membatalkan penerbangan rute Jakarta (CGK) – Singkawang (SKJ) dan sebaliknya selama tiga hari berturut-turut. TransNusa dan Super Air Jet menjadi maskapai yang paling terdampak dengan total 12 penerbangan dibatalkan.
Penumpang yang penerbangannya batal atau tertunda mendapatkan opsi pengembalian dana penuh (full refund) atau perubahan jadwal (reschedule) gratis hingga tujuh hari ke depan, sesuai kebijakan masing-masing maskapai.











Komentar ditutup.